Pengurangan Honorer Dinilai Hemat APBD & Maksimalkan ASN

Anggota DPRD Mimika Partai PKB, Mathius Uwe Yanengga. (Foto: Jerry)

 

Bacaan Lainnya

TIMIKA – Tabaos14   I   Pengurangan sejumlah pegawai berstatus honorer sebagaimana ditegaskan pemerintah, dinilai Anggota DPRD Mimika Partai PKB, Mathius Uwe Yanengga perlu agar tidak membebani Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Mimika untuk setiap tahunnya. Sekaligus juga untuk memaksimalkan tugas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika.

“Setiap pembahasan anggaran, soal ini kami selalu sampaikan kepada Sekda dan juga Bupati bahwa, banyaknya honorer terlalu membebani APBD,” kata Mathius saat ditemui di kantor DPRD Mimika, Selasa (07/01).

Menurutnya, beban kerja dari masing-masing Organisasi Perangkat Daerah  (OPD) itu seperti organisasi apa. Sehingga perekrutan pegawai honorer itu harus dilakukan setiap OPD, dan yang anehnya, ASN dalam melaksanakan tugas di OPD itu tidak juga maksimal, justru dikerjakan oleh honorer.

“Kalau kita lihat beban kerja disini, honorer sebenarnya kerjanya apa. Sementara, ASN yang ada ini tugasnya apa. Kalau ASN datang dan tugas dikerjakan oleh honorer, inikan lucu,” terangnya.

Tugas seorang ASN itu dibayar oleh negara untuk melaksanakan tugas melayani masyarakat. Kalau ASN bekerja maksimal, maka kedepannya perekrutan honorer, tentunya akan dibatasi.

“Anda tidak bisa jadi bos untuk perintahkan honorer, anda dibayar negara untuk mengabdi untuk bekerja melayani masyarakat dan untuk itulah anda dibayar. Bukan tugas anda dikerjakan oleh honorer dan anda (ASN) santai saja,” ungkapnya. (Jul).

Pos terkait