Penerimaan Pajak Tahun 2021 Baru 11 Persen

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Mimika mencatat dari Januari hingga per tanggal 21 April 2021 penerimaan pajak Daerah baru mencapai Rp. 23.943.896.702 atau setara 11 persen dari target penerimaan sebesar Rp. 218 miliar.

Capaian tersebut terdiri dari 10 jenis objek pajak yakni, pajak hotel, restoran, reklame, PBB, BPHTB, hiburan, pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB) , pajak air tanah dan lainnya.

Bacaan Lainnya

“Realisasi pajak daerah kita sudah Rp23.943.896.702 dari Rp218 miliar, tapi ini juga Freeport belum ada masuk semua seperti PBB dan PPJ,” Kata Kepala Bapenda Mimika, Dwi Cholifa di ruang kerjanya, Kamis (22/4/2021).

Menurut Dwi, kalau secara keseluruhan pendapatan daerah dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Mimika tahun anggaran 2021 sebesar Rp3,5 triliun itu sudah terealisasi sebesar Rp811.747.808.362 setara dengan 23 persen.

Lanjutnya sudah mencapai 23 persen karena ada transferan dana bagi hasil yang masuk sehingga besarannya capai Rp. 811 miliar yang meningkatkan pendapatan daerah.

“Tapi kemungkinan realisasi akan naik terus karena ini baru di triwulan pertama dan masih ada 8 bulan lagi. Biasanya ada peningkatan penerimaan pada pertengahan tahun. Ini realisasi terkecil, artinya pasti ada diatasnya lagi atau meningkat kalau di bawah atau tidak capai target tidak mungkin,”tutur Dwi.

Dwi mengungkapkan bahwa pembayaran pajak daerah ini belum payment atau online semua yang baru online hanya pembayaran PBB-P2 di Bank Papua. Pajak daerah tahun ini, kata Dwi, mengakami kenaikan dari tahun lalu yang mana di APBD Perubahan 2020 hanya Rp195 miliar sehingga sekarang mengalami kenaikan sebesar Rp 218 miliar.

“Dengan melihat capaian saat ini, itu berarti kesadaran wajib pajak sudah meningkat. Bulan-bulan depan pasti akan naik lagi penerimaannya karena SPPT PBB-P2 kita sudah serahkan dan jika masyarakat mulai bayar maka pajak daerah kita akan meningkat,”ungkapnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait