Pendataan Honorer Semua OPD Tunggu Petunjuk Bupati

Kepala Bagian SDM Setda Mimika, Hengki Amisim.

 

TIMIKA – Tabaos14    I    Menyikapi perekrutan pegawai honorer oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, sejumlah pegawai ASN asli Amungme dan Kamoro akan melakukan swiping dan mendata kembali pegawai-pegawai honorer tersebut.

“Jadi bicara soal honorer sekarang ini, kalau saya mau bilang honorer itu sudah habis di tahun 2015, setelah pengangkatan K2. Tapi koq, honorernya dari pengangkatan K2 ini semakin ramai dan tidak ada habisnya,” kata Hengki via telepon, Senin (24/02).

Ia menjelaskan, apabila dilakukan evaluasi, banyak pegawai honorer yang diterima di masing-masing OPD lantaran diangkat oleh pimpinan OPD, bukan berdasarkan SK  Bupati. Namun, Laporan pimpinan OPD kepada Bupati, pegawai tersebut telah lama mengabdi.

“Jadi yang angkat honorer ini bukan pegawai biasa tapi semua pejabat yang angkat, jadi kalau mau evaluasi itu jujur saja Bupati jangan perintah pimpinan OPD. Contoh saya punya kantor yang tahu honorer baru itu, saya punya staf. Sekalipun saya tipu Pak Bupati bahwa, honorer ini sudah lama (10 sampai 20 tahun), yang tahu persis itu ASN yang ada di kantor saya. Makanya, kalau mau jujur kembali ke ASN bukan kembali ke pejabat yang angkat itu karena banyak tipunya,” jelasnya.

Untuk mendata ulang semua pegawai honorer di lingkungan Pemkab Mimika. Sebagai anak daerah, dirinya siap melaksanakan pendataan apabila di perintah langsung Bupati Mimika.

Dirinya akan mendapat data yang riil dari 150 pegawai honorer anak-anak AMOR yang ditempatkan di seluruh OPD, di lingkungan Pemkab Mimika tentang pegawai honorer di masing-masing OPD.

“Jadi, saya akan jalankan strategi saya, setelah saya dapat surat perintah Bupati. Saya tidak akan tanya kepada siapa-siapa, setiap kantor dan dinas itu ada perwakilan 150 orang pegawai AMOR, dan mereka yang tahu persis pegawai honorer yang ada di dinas-dinas,” ungkapnya.

Dirinya berharap agar seluruh pimpinan OPD bisa menerima kunjungan yang dilakukan oleh tim yang akan dibentuk, untuk melakukan pendataan.

“Jadi saya bukan mengurangi rasa hormat kepada pimpinan OPD, tapi hargai apa yang dibicarakan oleh Bupati. Saya minta kepada kepala OPD untuk menerima tim yang akan mendata pegawai honorer,” harapnya. (Mrc)

Pos terkait