Pemkab Mimika Upayakan Peningkatan Ekspor Komoditi Unggulan Daerah

  • Whatsapp
Sekda Mimika Michael Gomar

Timika – Tabaos14 | Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika membentuk klinik untuk komoditi unggulan non pertambangan yang bisa diekspor untuk sektor pertanian dan perkebunan serta perikanan.

Klinik tersebut di berinama klinik Mimika ekspor number one atau disebut klinik “Meno”.

Bacaan Lainnya

Klinik tersebut nantinya akan melakukan pendampingan kepada semua pengekspor yang nantinya akan terhubung dengan administrasi perijinan dan lainnya akan terkoneksi dengan klinik Meno tersebut.

Sekda Mimika Michael Gomar mengatakan, pihaknya berharap dengan kehadiran klinik meno tersebut dapat membantu mendampingi dan juga memfasilitasi calon eksportir untuk dapat mengekspor sampai keluar negeri.

“Nanti klinik Meno di launching oleh  Bupati Mimika dan juga pihaknya akan menyusun regulasi dalam aturan bupati untuk pelaksanaan klinik Meno sehingga semua yang terlibat mempunyai tugas dan tanggungjawab dan menjamin para eksportir untuk berusaha dan termasuk UMKM,” kata Sekda usai mengikuti rapat koordinasi meningkatkan kegiatan ekspor komoditi unggulan non tambang dalam pengembangan usaha produk ekspor unggulan Kabupaten Mimika di  kantor Disperindag, Jumat (20/8/2021)

Menurut Sekda rapat koordinasi tersebut digelar untuk mensignifikan, berkolaborasi dalam rangka meningkatkan ekspor. Selain itu untuk mempersiapkan di bukanya klinik Meno tersebut. Sebelumnya  sudah ada launching ekspor yang telah dilakukan oleh Pemda Mimika keluar negeri  baik itu kepiting, udang dan juga komoditi lainnya.

“Supaya terkolaborasi,  tersinergi dengan baik dan Disperindag sebagai leading sektor yang akan menghimpun dan melakukan koordinasi dengan semua instansi vertikal yang berkepentingan untuk membantu para eksportir,” tuturnya.

Sekda menambahkan, yang terjadi saat ini adalah eksportir kabupaten Mimika  membawa hasil komoditi ke daerah lain kemudian dikemas mengatasnamakan(under name) kabupaten di luar Mimika, sedangkan hasil komoditi tersebut merupakan hasil kekayaan dari Kabupaten Mimika.

“Jadi sekarang kita mau ekspor direct atau ekspor secara langsung dari kabupaten Mimika itulah tujuan kita,” ungkapnya.

Pos terkait