Pemkab Mimika Perketat Seleksi ASN Yang Melakukan Tugas Belajar

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Pemerintah Kabupaten Mimika akan memperketat terhadap seleksi terhadap ASN yang akan melakukan tugas belajar, dengan mengubah aturan terkait dengan Pegawai Tugas Belajar yang telah diterbitkan dalam Peraturan Bupati yaitu peraturan Bupati tahun 2011.

“Disitu disebutkan bahwa pegawai tugas belajar harus melakukan permohonan kepada Bupati, dan Kepala BKSDM, nah kami akan revisi prosedurnya,” kata Sekda Mimika Michael Gomar saat ditemui di Gedung A lantai 3 Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Jumat (7/5/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut Sekda revisi yang akan dilakukan berupa penyesuaian aturan dengan UUD yang berlaku, dan ASN yang ingin melaksanakan tugas belajar akan diseleksi terlebih dahulu oleh Tim Penegakan dan Pengawasan Disiplin Apartur Sipil Negara (TP2D ASN).

Seleksi tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan OPD, artinya OPD akan mengajukan kira-kira bidang kompetensi mana yang membutuhkan pegawainya melaksanakan tugas belajar. “Sehingga bisa menunjang kinerja OPD, TP2D juga akan membentuk tim seleksi,” tuturnya.

Sekda mengungkapkan bahwa setelah dilakukan pengajuan oleh OPD barulah tim seleksi yang telah dibentuk TP2D akan melakukan pengumuman kepada ASN lingkup yang berminat melaksanakan tugas belajar bisa mendaftar.

“Kami akan lakukan seleksi, setelah itu hasilnya akan kami berikan kepada Bupati, apabila disetujui maka ASN itu bisa melaksanakan tugas belajar. Jadi proses pegawai yang ingin tugas belajar itu berdasarkan hasil seleksi, dan keputusan atau persetujuan Bupati, bukan lagi BKSDM,”ungkapnya.

Sekda menambahkan setelah nantinya lolos seleksi adapun beberapa ketentuan yang perlu dipenuhi oleh ASN yang lolos program Pegawai Tugas Belajar, yakni masa tugas, rekomendasi pimpinan OPD, batas usia, dan surat pernyataan pengabdian kepada Kabupaten Mimika.

“Masa kerja bagi ASN yang ingin mengajukan itu harus lebih dari dua tahun, penilaian kinerja baik, ada rekomendasi dari pimpinan OPD, serta sesuai dengan kebutuhan, silahkan bisa mengikuti seleksi tugas belajar,” tegasnya.

Sekda menegaskan pihaknya melakukan penertiban karena selama ini terkait dengan Pegawai Tugas Belajar dinilai tidak tertata dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan OPD. “Kita akan tertibkan kembali biar sesuai dengan aturan yang berlaku,” tutupnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait