Pemerintahan Mimika Kerja di Rumah Hingga 5 April 2020

Pjs. Sekda Mimika, Marthin Paiding.

TIMIKA – Tabaos14   I   Meski bahasanya berbeda tetapi esensinya sama bahwa pemerintahan di Kabupaten Mimika libur hingga 5 April 2020, hal itu dilakukan berdasarkan Surat Edaran Gubernur Papua, Lukas Enembe bahwa, mulai 17 hingga 05 Aprioll 2020, para pegawai untuk tidak masuk kantor tetapi tetap bekerja dari rumah.

Bekerja dari rumah dilakukan agar penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan seperti biasanya, akan tetapi tidak melalui pertemuan atau berkumpul di kantor.

Pejabat Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika, Marthen Paiding menyampaikan itu hari ini, Rabu (18/03).

“Saya sudah koordinasi dengan Bupati menyampaikan bahwa, mulai besok (Kamis-red) pegawai tetap bekerja, tapi bekerja dari rumah sampai dengan tanggal 5 April 2020,” kata Pjs. Sekda Mimika, Marthen Paiding.

Lanjutnya, kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan banyak orang, untuk sementara dilarang untuk dilaksanakan.

“Sehingga, nanti Pemda akan mengeluarkan himbauan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama agar kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang untuk sementara dihindari,” tutur Marthen.

 

Marthen menyebut, orang sudah terpapar virus Corona bisa disembuhkan. Sehingga yang belum terpapar sebaiknya untuk menjaga diri, keluarga dan lingkungan.

“Supaya ini menjadi pemahanan kita bersama bahwa, virus ini perkembangannya cepat dan cepat merebak ke masing-masing orang,” sebutnya.

Instruksi negara jelas bahwa, pegawai tetap bekerja dari rumah. Akan tetapi di rumah juga harus menjaga agar terhindar dari penularan virus ini.

“Kalau ini kita lakukan bersama-sama maka kabupaten kita akan aman, harus ada kerjasama antara masyarakat, pemerintah dan semua stakeholder. Pionernya kita sebagai ASN,” katanya.

“Tugas-tugas yang menjadi tanggungjawab kita jangan karena ada alasan wabah virus sehingga pekerjaan tidak jalan, dihimbau untuk bekerja dari rumah supaya pekerjaan-pekerjaan penyelenggara pemerintah tetap jalan,” harapnya

Tenaga Medis Kerja Seperti Biasa

Marthen melanjutkan, untuk pegawai tenaga medis tetap bekerja sebagaimana mestinya karena akan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam kaitan dengan pelayanan kesehatan tidak bisa dihentikan.

“Pelayanan kepada masyarakat, khususnya bidang kesehatan tidak boleh berhenti. Sehingga yang bekerja di bidang kesehatan bekerja seperti biasanya,” (Mee)

Pos terkait