Pemda dan LPMAK Tak Akan Fasilitasi Mahasiswa Eksodus

Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Mimika, Hengky Amisim

 

TIMIKA – Tabaos14    I     Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Mimika, Hengky Amisim mengatakan, bahwa Pemkab Mimika dan LPMAK yang tergabung dalam Tim Evaluasi tidak akan memfasilitasi mahasiswa atau pelajar eksodus untuk kembali ke kota studi.

Pasalnya, kepulangan mereka atas kemauan mereka sendiri dan karena tujuan lain karena apa yang mereka pikir tersebut tidak terbukti di Papua.

“Jangan harap lagi, kita sudah lepas tanggan, kemarin kami sudah memberikan jaminan keamanan buat kalian. Kalian mau saja pulang, bahkan soal eksodus mahasiswa ini, sempat menjadi perhatian Kapolda, tetapi mereka tetap kepala batu (keras kepala-red),” kata Hengky di kantor pusat pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (03/02).

Menurut Hengky, mulai tahun ini, fari 1.119 anak yang selama ini diberikan bantuan pendidikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Mimika untuk menjalani studi, tahun ini hanya 59 anak saja. Itupun hanya bagi siswa berpotensi yang memang dikirim langsung oleh Pemda.

Hengky menjelaskan secara rinci bahwa dari 59 anak itu, tiga diantaranya mahasiswa yang berada di California, enam orang yang mengikuti sekolah penerbangan di Jakarta. Sedang yang 50 orang anak lainnya adalah yang bersekolah di STIPAN.

“Karena tahun ini memang anggarannya terbatas, hanya Rp 5 miliar saja.  Sehingga memang yang diutamakan Pemda hanya bagi mahasiswa yang memang dikirim langsung oleh Pemda bersekolah diluar Papua. Lain dari itu tidak ada bantuan lagi,” jelasnya.

Hengky menambahkan, untuk anggaran bagi mahasiswa di California, menurut Hengky memang tidak diakomodir dalam APBD Induk. Namun, pastinya akan dianggarkan di APBD. (*#/samone)

Pos terkait