Pembali Sepi, Corona Disalahkan. Ya … Tetap Haknya Pedaganglah!

Pedagang Beras Kios Aswis milik Wasananya di Pasar Sentral Timika. (Foto: Maria M. Fautngilyanan)

TIMIKA – Tabaos14   I   Meski belum dapat dibuktikan kebenarannya, ada saja pedagang di Pasar Sentral Timika yang mengeluhkan berkurangnya pembeli sebagai akibat ramainya pembicaraan terkait Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang memang sedang marak. Aneh memang, tapi tetap saja, itu ya… Haknya pedagang..!

Saat ditanyai soal harga beras dan pembeli terhadap beras dagangannya, pedagang yang diketahui bernama Wasananya yang mengeluhkan sepinya pembeli yang berbelanja di Kios Aswis, miliknya karena ketakutan orang pada pembicaraan soal Virus Corona.

“Ini karena Virus Corona yang berbahaya dan cepat memapar setiap orang, itu yang buat pembeli sepi ini,” ungkap Wasananya dalam raut wajah tak bersemangat

Menurutnya, situasi yang dialaminya berbeda dari minggu-minggu atau hari-hari, sebelum terdengarnya wabah Corona ini.

“Saya juga tidak tahu ini, mungkin karena adanya virus Corona ini kah,” akunya lagi.

Padahal, jelasnya lagi, dalam melayani pelanggan, dirinya berupaya terus untuk sopan dan menjaga etika melayani agar pembeli merasa aman juga. Tapi, keluhnya, faktanya memang tetap sepi ini.

Dari penjelasannya diketahui jenis beras yang dijualnya ada jenis beras Merauke, Sulawesi dan Beras Bulog. Harganya pun bervariasi untuk beras Merauke Rp12.000,-, beras Sukawesi Rp10.000,- sama dengan beras Bulog.

Wasananya juga mengaku menjual berasnya mulai pagi, sejak sekitar pukul 05.30 WIT pagi dan bisa hingga pukul 23.00 WIT atau jam sebelas malam, setiap hari. Sayangnya, Wasananya tak bersedia menyampaikan berapa omsetnya saat ini dibandingkan waktu-waktu sebwlum adanya informasi wabah Corona, dibandingkan saat ini yang menyebabkannya mengeluh sepi pembeli. (Maria)

Pos terkait