Pelaku Jambret dan Begal Baiknya Ditembak Mati

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Amungme (Lemasa), Karolus Tsunme.

 

Bacaan Lainnya

TIMIKA – Tabaos14    I   Maraknya tindak kriminal jalanan seperti jambret dan begal yang sering meresahkan masyarakat, karena dalam melakukan aksinya para pelaku tidak segan-segan melukai korban, sebaiknya ditembak mati saja.

Selain mengakui bahwa memang marak (jambret dan begal) di Timika, tokoh masyarakat Mimika yang juga Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa), Karolus Tsunme melalui sambungan telepon, Minggu (26/01) meminta kepada pihak keamanan agar tidak segan-segan untuk melumpuhkan atau menembak mati para pelaku tindak kekerasan, khususnya begal dan jambret itu.

Selain itu, ditegaskannya juga, setelah para pelaku ditangkap dan diproses hukum, selanjutnya dipulangkan ke daerah asalnya, agar tidak melakukan aksinya.

“Kalau sampai pelaku itu, tertangkap dan lembaga ketahui saya akan kerahkan massa untuk tuntaskan masalah ini dan kami siap pulangkan ke tempat asalnya dan jangan lagi kembali ke Timika,” tegas Karolus.

Menurutnya, cara hidup masyarakat Mimika tidak pernah diajarkan untuk melakukan tindak kekerasan seperti jambret dan begal. Sehingga para pelaku saat ditangkap diproses hukum kemudian dipulangkan.

“Karena disini kami tidak mengundang manusia penjahat, dan kami masyarakat Mimika tidak mengenal cara hidup seperti itu. Karena itu bukan suatu pembangunan,” terangnya.

Menjadi tugas bersama seluruh masyarakat Mimika agar bersama-sama membantu pihak kepolisian dan TNI untuk menangkap dan memproses hukum pelaku.

“Ini menjadi tugas kita bersama terutama TNI Polri, kalau ketemu dan tangkap bila perlu tembak tembak mati, supaya yang lain bisa rasakan,” ungkapnya. (Mrc)

Pos terkait