Pelajar & Mahasiswa Eksodus Gelar Aksi Demo

  • Whatsapp

Suasana negosiasi antara aparat Polres Mimika dan Mahasiswa yang akhirnya dibubarkan.

 

Bacaan Lainnya

TIMIKA – Tabaos14    I    Sebanyak 50 orang yang mengatasnamakan sebagai pelajar dan mahasiswa eksodus, Jumat (24/01) mendatangi Kantor Pusat Pemerintahan SP3 dan menggelar aksi demo.

Aksi demo yang dilakukan pelajar dan mahasiswa eksodus ini adalah ingin bertemu dan mendengarkan secara langsung dari Tim Sosialisasi Kabupaten Mimika, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Mimika. Pasalnya, sudah berjalan enam bulan belum ada kejelasan dari tim sosialisasi Kabupaten Mimika.

Dalam melaksanakan aksi demonya, pelajar dan mahasiswa eksodus yang dipimpin Jhoni Jangkup membawa spanduk bertuliskan, Pemerintah Kabupaten Mimika jangan mematikan masa depan kami generasi muda Papua.
Kami pelajar dan mahasiswa eksodus Kabupaten Mimika datang untuk bertemu Tim Sosialisasi Kabupaten Mimika.

Dalam menyampaikan aspirasi di depan Kantor Pusat Pemerintahan, para pelajar dan mahasiswa eksodus ini diterima langsung Asisten I Pemda Mimika, Demianus Katiop dengan dikawal ketat pihak keamanan Polres Mimika.

Karena tim sosialisasi Kabupaten Mimika tak kunjung datang, para pelajar dan mahasiswa eksodus ini memilih bertahan hingga ada jawaban. Namun sayang, karena tidak memiliki surat ijin resmi dari pihak kepolisian untuk menggelar aksi demo, pihak keamanan akhirnya membubarkan secara paksa. Caranya, sebelum dibubarkan paksa, peserta demo sudah diberikan himbaun terlebih dahulu untuk segera membubarkan diri.

Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Y. Harikatang menghimbau, agar para pelajar dan mahasiswa eksodus untuk segera membubarkan diri.

“Kegiatan saudara semua ini tidak mempunyai ijin dari pihak kepolisian Polres Mimika dan itu ilegal, karena sudah bertentangan dengan aturan. Jika tidak segera membubarkan diri maka kami akan segera melakukan tindakan, dengan membubarkan secara paksa,” ungkapnya.

Tidak mengindahkan himbauan dari pihak kepolisian dan masih memilih ingin bertahan di halaman Kantor Pusat Pemerintahan SP3, pihak kepolisian dengan tegas melakukan pembubaran paksa.

Pihak kepolisian pun berhasil mengamankan tiga orang dan menggiring para pelajar dan mahasiswa eksodus ke Polres Mimika untuk dilakukan pertemuan, tentang maksud dan tujuan dari aksi demo tersebut. (*#/samone)

Pos terkait