Pasca di Berlakukan Instruksi Bupati Mimika Kondisi Antrean di SPBU Kini Mulai Lancar

Situasi SPBU SP 2 Senin (28/2/2022), yang biasanya padat antrean kendaraan truk sekarang tidak terjadi lagi.

Timika – Tabaos14 | Berdasarkan pantauan tabaos14.com, setelah diberlakukannya Instruksi Bupati Nomor 2 tahun 2022 tentang pengawasan dan pengendalian penjualan BBM bersubsidi jenis solar, kondisi antrean di setiap SPBU di Kabupaten Mimika mulai lancar.

Supervisor SPBU SP2, Priyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/2/2022) mengatakan pihaknya mengakui adanya perubahan kepadatan antrean setelah dilakukan pembagian SPBU berdasarkan jenis kendaraan.

Bacaan Lainnya

“Sekarang kondisinya sudah mulai lancar dan aman, bisa dilihat sendiri bagaimana antreannya sekarang. Sudah tidak begitu panjang seperti sebelumnya. Kecuali pagi, tapi itu kan wajar karena kendaraan pada ngisi bahan bakar untuk mulai aktivitasnya seharian” ujar Priyanto.

Dia juga menyampaikan petugasnya di SPBU SP2 sudah tidak lagi melayani pembeli yang menggunakan jeriken maupun kendaraan lainnya selain truk dan kendaraan pribadi.

“Kita selalu arahkan mereka ke SPBU yang melayani pembelian dengan jeriken dan juga kendaraan lainnya sudah kami beritahu. Ya pelan-pelanlah, ini kan baru-baru diberlakukan juga kan,” tuturnya.

Selain itu, admin SPBU Hasanuddin, Ogy juga menyampaikan hal yang sama bahwa perubahan sudah mulai tampak, meskipun masih ada kendaraan yang belum mengetahui aturan baru tersebut.

“Sudah lumayan sekarang pak, karena kendaraan sudah terarah to. Cuma kan ini peraturannya baru beberapa hari jadi mungkin masih ada sopir-sopir yang bingung” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/2/2022).

Ungkapnya, hari ini ada salah satu truk yang masuk mengantre di SPBU Hasanuddin, padahal dalam pembagian, SPBU tersebut seharusnya hanya melayani kendaraan pick up dan kendaraan pribadi.

“Mungkin dia sudah kehabisan bahan bakar dan dia pikir jauh lagi untuk ke SP2. Jadi dia masuk di sini. Sempat juga dia marah-marah, tapi sudah, sudah diamankan langsung oleh pihak Disperindag dan Kepolisian,” kata Ogy

Mengenai sosialisasi, Ogy mengatakan sudah dilakukan beberapa hari belakangan bahkan sebelum aturan baru diberlakukan.

“Kita sudah sebarkan juga surat aturan itu, bahkan sebelum aturan itu dikeluarkan juga kami sudah sampaikan ke sopir-sopir,” tandasnya.

Ogy berharap dengan aturan baru ini, ke depannya antrean di setiap SPBU bisa lancar dan tidak ada lagi sopir-sopir yang mengantre di sembarang SPBU karena semua sudah dibagi dan diatur dalam Instruksi Bupati.

“Harapannya mudah-mudahan ke depannya semoga lancar, tidak ada masalah lagi. Kemudian sopir-sopir dapat mendukung peraturan yang ada sehingga tidak terjadi lagi persoalan-persoalan antrean seperti yang lalu-lalu,” terang dia.

 

Pos terkait