Pangdam XVII Cenderawasih Tegas Proses Hukum Prajurit TNI Bersalah

  • Whatsapp

Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Adaribab dan Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw saat mengunjungi Kasonaweja – Mamberamo Raya, Senin (13/04). (Foto: Istimewa)

JAYAPURA – Tabaos14    I     Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab bersama Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Senin (13/04) siang, mengunjungi langsung Pos Yonif 754 di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya.

Bacaan Lainnya

Kedatangan Pangdam selain untuk melihat langsung TKP, jelas Kapendam XVII/Cenderawasih, Kol. Cpl. Eko Daryanto, juga untuk memastikan bahwa investigasi gabungan TNI – Polri masih terus dilakukan untuk memeriksa oknum prajurit TNI yang terlibat dalam insiden bentrokan yang menyebabkan tertembaknya anggota Polres Mamberamo Raya, Minggu (12/04) kemarin.

Dalam kesempatan tersebut, di hadapan anggota Pos Satgas Yonif 754, Pangdam menegaskan, tidak akan melindungi anggota yang salah.

“Saya tegaskan, bahwa proses hukum akan dilakukan bagi kalian yang berbuat pelanggaran,” tegas Pangdam.

Mayjen TNI Herman Asaribab juga mengevaluasi unsur pimpinan pos yang kurang mampu berkoordinasi dengan baik dengan institusi kepolisian.

“Ini tidak boleh terjadi lagi. Semua anggota TNI di wilayah harus saling mengenal dengan rekan dari kepolisian. Bila kalian saling mengenal, maka persoalan di lapangan akan cepat terselesaikan,” tambahnya.

Pada kesempatan itu juga, Pangdam Asaribab mengingatkan, agar prajurit yang bertugas di wilayah untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial di tempat mereka bertugas.

“Pahami kearifan lokal masyarakat dan jadikan Bupati dan tokoh-tokoh masyarakat setempat sebagai orangtua kalian, supaya kalian tidak salah melangkah saat melaksanakan tugas,” tekan Mayjen TNI Herman Asaribab.(*/tmk)

 

  • Whatsapp

Pos terkait