Pangdam XVII Cenderawasih Lantik 465 Siswa Dikmaba

Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen Herman Asaribab dalam upacara pelantikan 465 Siswa Dikmaba.

 

JAYAPURA – Tabaos14    I    Bertempat di Lapangan Pancasila Rindam XVII/Cenderawasih, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab secara resmi melantik 465 siswa Dikmaba Over Load TA 2020, Sabtu (22/02).

Dalam amanatnya Pangdam XVII/Cenderawasih mengatakan, tujuan dari pendidikan yang baru saja dilaksanakan ini adalah membentuk Calon Bintara untuk menjadi Bintara TNI-AD yang memiliki sikap dan perilaku sebagai prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar keprajuritan golongan Bintara serta kondisi jasmani yang prima.

 

“Menjadi calon bintara TNI-AD harus memilik sikap dan perilaku sebagai prajurit sapta marga dan sumpah prajurit, ” ucap Pangdam.

Namun demikian, jelas Pangdam Asaribab, pendidikan dasar tersebut masih akan dikembangkan lagi dengan pendidikan lanjutan maupun pendidikan kecabangan.

“Oleh karena itu, saya berharap kepada para prajurit yang baru dilantik, jangan larut dan berpuas diri dengan apa yang telah kalian capai. Keberhasilan hari ini merupakan modal dasar untuk melaksanakan pendidikan ke tahap selanjutnya, yang tidak kalah beratnya dengan pendidikan yang baru saja ditempuh ini, ” ujar Pangdam.

Untuk itu, sebagai Prajurit katanya, kalian harus selalu belajar dan berlatih serta tumbuhkan sikap pantang menyerah dan tanamkan keyakinan pada diri pribadi sebagai seorang prajurit sejati.

 

“Ingat, pengabdian yang telah kalian pilih sebagai prajurit TNI-AD adalah suatu kehormatan sekaligus kebanggaan, karena untuk mengabdi sebagai prajurit TNI tidak dapat diraih oleh setiap orang. Hanya pemuda-pemuda terpilih yang telah memenuhi berbagai persyaratan serta menempuh pendidikan militer yang disiplin, keras dan terarah, yang mampu melaksanakan tugas sebagai seorang prajurit TNI Angkatan Darat, ” pesan Pangdam.

Namun keberhasilan menjadi seorang prajurit TNI hendaknya tidak membuat prajurit sombong dan lupa diri, justru dengan status sebagai prajurit TNI inilah, seorang prajurit dituntut untuk semakin dekat dengan rakyat dan peduli terhadap kesulitan rakyat dan selalu siap membantu kesulitan rakyat.

Selanjutnya kepada orang tua prajurit yang baru dilantik, Mayjen Herman Asaribab juga mengucapkan selamat atas keberhasilan putra-putranya.

“Saya yakin keberhasilan ini juga merupakan kebanggaan orang tua, karena atas bimbingan dan dukungan orang tua mereka dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik. Saat ini, putra bapak/ibu bukan lagi sekedar bagian dari keluarga. Mereka juga telah menjadi bagian dari TNI-AD, ” pesan Pangdam Herman Asaribab.

Pangdam VXII Cenderawasih berharap kepada para orang tua, bahwa mulai saat ini harus merelakan putra-putranya, untuk mengabdikan diri mereka sebagai seorang prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara diseluruh wilayah NKRI sesuai dengan kebijakan TNI Angkatan Darat.

Melalu Rilisnya kepada wartawan via WA Group, Kapendam XVIII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto, S.E., M.Si mengakui bahwa, diakhir amanatnya dikatakan Pangdam Asaribab beberapa penekanan kepada para prajurit. Terutama untuk selalu memelihara dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, selalu berinovasi dan kembangkan inisiatif dalam setiap kegiatan serta hadapi semua persoalan dengan kepercayaan diri yang kuat, tingkatkan semangat, motivasi, disiplin, jiwa korsa serta tekad yang bulat untuk menjadi prajurit yang profesional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam XVII/Cenderawasih, Para Staf Ahli Pangdam, Para Asisten Kasdam, Kabalakdam XVII/Cenderawasih beserta Istri, serta beberapa pejabat Polda Papua.(tmk)

Pos terkait