Oknum Pelajar Curi Uang Untuk Beli Motor

Timika – Tabaos 14 | Oknum Pelajar dari salah satu SMK di Kabupaten Mimika berinisial ARW (16), mencuri uang tunai sebesar Rp40 juta ketika korban meninggalkan kamar kostnya pergi ke toko membeli barang-barang yang akan ia jual di Potowayburu.

Kapolsek Mimika Baru, AKP Oscar F. Rahadian kepada awak media ketika merilis kasus yang ditangani Unit Reskrim Polsek Mimika Baru, menerangkan bahwa kasus ini berawal ketika korban meninggalkan kamar kostnya.

Bacaan Lainnya

Saat itu korban pergi ke toko belanja barang-barang untuk dijual di Potowayburu. Jumlah belanjaan korban di toko tersebut sebesar Rp30 juta. Namun karena uang tunai yang dibawa kurang, korban kemudian balik ke kamar kostnya mengambil uang sebesar Rp10 juta dari dalam lemari, kemudian mengunci pintu dan meninggalkan kamar kost menuju ke toko untuk membayar kekurangan.

Selang beberapa menit kemudian, korban kembali ke kamar kostnya dan memeriksa uang sebesar Rp40 juta yang ia simpan pada tas dan ditaruh dalam lemari.

“Korban kembali ke rumah (kost), saat membuka kunci rumah pintu, tidak bisa terbuka, karena kunci grendel yang ada di pintu bagian dalam dalam kondisi terkunci,” terang Kapolsek di Mapolsek Mimika Baru, Sabtu (15/01/2022).

Korban kemudian meminjam besi linggis ke tetangga untuk membuka pintu kamar kostnya. Setelah pintu terbuka, korban masuk, lalu terlebih dahulu memeriksa uang tunai yang disimpannya dalam tas selempang dan ditaruh dalam lemari. Ternyata uang tersebut telah raib.

“Korban melihat ke plafon kamar di atas lemari dalam keadaan terbuka sedikit, dan pada pinggirnya ada tali warna biru yang mengikat. Kemudian korban memeriksa plafond dan membuka tali,” jelas Oscar.

Korban baru mengetahui di atas plafond kamar kostnya tidak terdapat pembatas dari satu kamar kost dengan kamar kost lainnya. Sehingga korban menduga pelaku yang mencuri uangnya masuk melalui plafond sekitar pukul 16.00 WIT.
Saat itu juga Ridwan mendatangi Kantor Polsek Mimika Baru untuk melaporkan kasus pencurian yang baru saja dialaminya.

Dari keterangan korban, petugas Unit Reskrim Polsek Mimika Baru melakukan pendalaman terhadap saksi-saksi, lalu dicocokkan dengan situasi di tempat kejadian perkara (TKP). Dari pendalaman saksi maupun korban, diperoleh informasi serta dugaan awal bahwa pelaku pencurian adalah ARW.

Hal itu karena orangtua pelaku tinggal bertetangga dengan kamar kost korban, dan disamping kost mereka terdapat kamar kost kosong yang tidak berpenghuni serta pintu dalam keadaan tidak terkunci.

Penyidik kemudian melakukan pendekatan dengan orangtua ARW, yangmana orangtua ARW menyampaikan bahwa anaknya sejak pagi memang berada di rumah. Namun setelah kejadian itu ARW tidak terlihat lagi.
Penyidik dan tim opsnal kemudian mendapatkan informasi bahwa ARW sedang berada di sekolahnya, kemudian didatangi.

Pos terkait