Nunggak Setahun, Pemkab Mimika Akui Jaringan VSAT Di Wilayah Pesisir Di Putus

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Pemkab Mimika mengakui jaringan internet melalui VSAT untuk wilayah pesisir diputus akibat tidak mempunyai anggaran untuk membayar tunggakan. Jaringan tersebut digunakan untuk memudahkan pemerintah wilayah distrik pesisir dapat mengakses internet dan berkomunikasi dengan pemerintah daerah.

“Karena tidak adanya anggaran sewa Vsat beberapa Distrik di wilayah pesisir yang terpasang alat Vsat tidak bisa menikmati layanan internet karena jaringan VSAT yang mati. VSAT itu kan harus menyewa, nah kalau tidak bisa bayar sewa maka putus,” kata Wakil Bupati (Wabup) Mimika Johannes Rettob Wabup di hotel Grand Tembaga, Senin (1/3).

Bacaan Lainnya

Terkait hal tersebut Wabup mengungkapkan bahwa Pemkab akan mencoba untuk mengalokasikan dana untuk pembayaran VSAT tersebut di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD P) 2021. Selain itu, Pemkab juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk dapat membantu menyelesaikan masalah jaringan di wilayah distrik tersebut.

“Memang sudah satu tahun nunggak, untuk anggaran di 2020 dan 2021 memang tidak ada,” ungkapnya.

Menurut Wabup Vsat itu dipasang untuk sementara saja sampai BTS terpasang. juga lebih baik dibandingkan menggunakan VSAT, karena dinilai lebih menguntungkan. “Biaya pemasangan VSAT dengan BTS hampir sama, lebih baik kan pakai BTS lalu telkomsel tinggal masuk,” tuturnya.

Wabup menambahkan bahwa menyiapkan BTS dan VSAT tersebut guna mempermudah pelayanan pencatatan sipil serta pelayanan masyarakat lainnya. “BTS dan Vsat itu untuk mempermudah pelayanan seperti pencatatan sipil untuk masyarkat di wilayah pesisir,” ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait