Nihilnya Kasus Mimika Diantara Cerita ‘Sendu’ Tenaga Surveylance Covid-19

  • Whatsapp

Juru Bicara TGTPP Covid-19 Kabupaten Mimika, Reynold Rizal Ubra, M.Epid bersama lima tenaga Penyelidik Epidemology Covid-19 Kabupaten Mimika. (Foto/Video: Diskominfo Mimika).

BERDASARKAN┬álaporan fasilitas kesehatan yang ditulis pada data Covid-19 Kabupaten Mimika hingga, Sabtu (18/04) malam yang masih belum ditemukannya kasus positif baru, tak menjadikan situasi penyebaran Covid-19 di Mimika berakhir menyusul terdengarnya cerita ‘sendu‘ lima tenaga surveylance yang dihadirkan Tim Gugus Tugas Percepatan Pengendalian (TGTPP) Covid-19 Kabupaten Mimika dalam Konferensi Pers semalam.

Bacaan Lainnya

“Mereka adalah tenaga medis kesehatan yang selama ini melakukan penyelidikan Epidemology melalui upaya pencarian untuk menemukan pasien pasien di masyarakat. Ada sejumlah hal yang dapat kita dengarkan langsung dari rekan-rekan ini mengenai situasi perkembangan Covid-19 ini di Kabupaten Mimika ini,” ungkap Juru Bicara TGTPP Covid-19 Kabupaten Mimika, Reynold Rizal Ubra, M.Epid.

Mereka adalah tiga tenaga struktural Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika yang terdiri dari Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular, Linus Dumatubun, S.KM. Selanjutnya Kepala Seksi Imunisasi dan Kesehatan Masyarakat, Usman Lalimuda. Serta Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular, Obet Pekege.

Didampingi Askebnas sekaligus Wasor untuk Kasus TB, Kamaluddin serta Penanggung Jawab Program Malaria pada Malaria Center Kabupaten Mimika, Samson Manaung.

Data Covid-19 Kabupaten Mimika, Sabtu (18/04). (Foto: TGTPP Covid-19 Kabupaten Mimika).

Data Covid-19 Kabupaten Mimika sendiri masih sama terdata 25 Pasien Positif, 4 dinyatakan sembuh dan 3 meninggal dunia. Sementara jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 158 orang, dan jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 253 orang, serta Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 54 Pasien.

Cerita ‘Sendu‘ kelima surveylance yang bekerja dari tanggal 29 Maret 2020, sejak saat ditemukannya kasus Pasien Positif Covid-19 pertama atau Pasien 01 dari Cluster Jakarta. Selanjutnya yang dikembangkan, hingga ditemukannya orang-orang yang melakukan kontak dengan pasien positif pertama. Menjadi hal yang patut didengarkan bersama, jelas Ubra, dan semoga bisa memberikan pengaruh positif bagi semua pihak termasuk para pasien dan masyarakat Mimika umumnya. Terutama untuk bersama-sama berjuang, menghentikan Pandemik Covid-19 di Kabupaten Mimika ini.

Para surveylance ini, jelas Ubra menjadi tenaga yang terjun langsung ke masyarakat untuk menemukan tracing kontrak dari para pasien positif yang telah dinyatakan oleh hasil pemeriksaan laboratorium.

Cerita ‘sendu‘ menarik diawali terkait penemuan pasien 01, yang dirawat dan hingga akhirnya mengalami kesembuhan diceritakan Samson Manaung. Dari beragam cerita ‘sendu‘ itupun diketahuinya, bagaimana kesulitan dan tantangan yang dihadapi para surveylance dan para tim media atau TGTPP Covid-19 umumnya di Kabupaten Mimika.

Kejenuhan dan kekecewaan menghadapi para pasien yang kurang menyadari pentingnya upaya pencarian dan penemuan kontak erat setiap orang dengan para pasien positif, bahkan hingga kekesalan terhadap ulah masyarakat yang terus menunjukkan ketidaksadaran bahaya Pandemik Covid-19, hingga kekuatiran pada diri sendiri dan keluarga telah menjadi hal-hal penting sangat menarik didengarkan semua pihak dan masyarakat di Kabupaten Mimika ini.

Secara bergilir cerita ‘sendu‘ itupun dilantunkan para surveylance mulai dari upaya penanganan pasien 01 dari Cluster Jakarta, hingga Cluster Lembang yang dominan memberikan penyebarannya. Bahkan cluster Makassar dan Surabaya yang siap menjadi tantangan baru penanganannya pun, menjadi rangkaian menarik dari cerita ‘sendu‘ yang disajikan secara terpisah oleh redaksi tabaos14.com sejak Sabtu (18/04) hingga terbit dalam edisi hari ini, Minggu (19/04).

Cerita ‘sendu‘ dimaksudkan juga menunjukkan betapa kelemahan yang dimiliki para surveylance, termasuk tenaga medis secara umum jika situasi ini terus terjadi. Tak sanggup dibayangkan tetapi harus disampaikan demi kebersamaan menghentikan Covid-19 ini.(Sam Nussy, bagian 1 …..)

 

  • Whatsapp

Pos terkait