MUI Usulkan Tenaga Pemulasaran Jenazah Diperhatikan Pemkab Mimika

  • Whatsapp
Ketua MUI Mimika, Ustad Muhammad Amin, SAg saat kegiatan Reses anggota DPRD Mimika dari Partai Golkar, Haji Iwan Anwar, SH MH, Sabtu (19/11).
Ketua MUI Mimika, Ustad Muhammad Amin, SAg saat kegiatan Reses anggota DPRD Mimika dari Partai Golkar, Haji Iwan Anwar, SH MH, Sabtu (19/11).

Timika – Tabaos14 | Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika mengusulkan kepada Pemerintah melalui DPRD Mimika dapat memperhatikan tenaga Pemulasaran jenazah yang ada di kota Timika hingga ke SP-SP.

Ketua MUI Mimika, Ustad Muhammad Amin, SAg saat kegiatan Reses anggota DPRD Mimika dari Partai Golkar, Haji Iwan Anwar, SH MH, Sabtu (19/11).

Bacaan Lainnya

Menurut Ustad Amin di Timika ada 170 lebih tenaga pemulasaran jenazah dari Timika hingga ke SP-SP. Jika selama ini hamba Tuhan baik Pendeta, Ustad, Pastor dapat insentif dari Pemkab mungkin sekarang DPRD dan Pemerintah bisa perhatikan juga tenaga mengurus jenazah ini.

Tenaga ini mereka fokus dengan pekerjaan mereka dan tidak boleh terbagi dengan pekerjaan lain.

” Kami mohon Pak Dewan Iwan Anwar bisa berjuang di dewan waktu pembahasan anggaran. Hal ini penting bila ada orang meninggal sangat sulit kita cari tenaga untuk pemulasaraan jenazah,” kata Ustad Amin.

Tenaga ini lebih banyak dalam kota, dan yang lainnya ada SP dan Distrik-Distrik.
Timika kebutuhan orang hidup yang urus orang mati cukup tinggi sebaiknya yang seperti itu dapat dipikiran pemerintah dengan menyiapkan orang-orang tertentu yang rela dan siap mengurus orang mati sebelum dikubur.

MUI kata Ustad Amin tidak minta mobil ambulance atau mobil jenazah karena di Timika sudah cukup banyak mobil jenazah. Paguyuban keluarga Nusantara, Rumah Sakit, Klinik-Klinik ada mobil jenazah, dan yang terbatas adalah tenaga pemulasaran jenazah.

Anggota DPRD Mimika dari Partai Golkar, Haji Iwan Anwar saat Reses di kediamannya di wilayah Dapil II mengatakan terima kasih atas usulan ini dan berjanji akan berjuang waktu pembahsan di DPRD dan juga berkomunikasi dengan tim anggaran eksekutif.

Setidaknya ada perhatian Pemkab Mimika untuk kebutuhan umat terlebih untuk mengurus orang yang meninggal ini. (rus)

Pos terkait