MUI Kabupaten Mimika Kecam Bom Bunuh Diri Depan Katedral Makassar : Tindakan Itu Sudah Menyimpang Dari Ajaran Agama Islam

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mimika mengecam peristiwa ledakan yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). MUI Mimika menegaskan tindakan kekerasan tersebut tidak dibenarkan dalam ajaran agama Islam atau agama manapun.

“Bahwa apapun bentuk model dari kegiatan itu tidak pernah dibenarkan dan masuk dalam kategori radikal, Bom bunuh diri didalam agama merupakan dosa besar yang mempercepat dirinya masuk kedalam Neraka,” tegas Ketua MUI Kabupaten Mimika, Ustad H.Muh. Amin AR S.Ag ketika dikonfirmasi Minggu (28/3).

Bacaan Lainnya

Menurut Ustad Amin, Hati dan pikiran mereka telah menyimpang jauh dari keislaman yang merupakan agama Rahmatan Lil Alamin. Untuk itu ia meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kejadia yang mencoreng kedamaian sesame umat beragama.

“Kegiatan bom bunuh diri murni dilakukan personal tidak membawa agama manapun. Karena didalam agama Islam mengutuk keras bom bunuh diri apalagi yang dilakukan di depan rumah ibadah,” katanya.

Amin juga meminta kepada umat muslim dan umat beragama di Papua khususnya di Timika agar tetap tenang dan tidak terpancing dengan situasi di Makassar. Amin juga mengajak umat Islam dan umat beragama lainnya yang ada di bumi Kamoro Amungsa tetap menjaga kerukunan yang sudah terjalin sejak dulu,

“Yang kedua umat Islam umat beragama tanah kamoro amungsa bahwa mari kita sama sama bergandengan menjaga kerukunan umat beragama yang sudah lama terjalin,” ujarnya.

Reporter/Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait