Miris Pelayanan Kesehatan Di Jila Tutup, Empat Warga Meninggal Akibat Malaria

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Empat warga kampung di Distrik Jila Kabupaten Mimika dalam seminggu terakhir dilaporkan meninggal terserang penyakit malaria. Kematian warga akibat tidak berobat lantaran petugas kesehatan tidak ada sehingga pelayanan Puskesmas di wilayah Distrik Jila itu tutup.

” Warga saya sendiri meninggal satu orang, tiga orang lainnya dari kampung lain, sekarang musim sakit dan pelayanan kesehatan tidak ada. Puskesmas tutup dan pelayanan tidak ada. Masyarakat sakit mau berobat kemana, akhirnya tidak tertolong,” kata Kepala Kampung Diloa Dua Simeon Deikme saat di temui di jalan Hasanudin Irigasi, Kamis (1/4/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut Simeon, saat ini ada sekitar enam orang kritis dan dilarikan ke Timika untuk mendapatkan perawatan dengan kondisi emergensi karena sakit malaria. Keenam warga yang sakit tersebut di bawa dengan mencarter pesawat Susi Air.

“Ada enam orang di bawa ke Timika sekarang di rawat di Caritas, mereka mendapatkan perawatan dan diinfus,” ungkapnya.

Menurut Simeone masih ada lagi warga yang sedang sakit malaria yang jumlahnya hingga ratusan warga. Pihaknya sangat khawatir jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan lagi yaitu tidak tertolong karena tidak adanya pelayanan kesehatan.

“Masih ada yang sakit disana, tapi mereka bingung mau berobat kemana karena puskesmas tutup karena tenaga kesehatan tidak ada ditempat,” tuturnya.

Simeone meminta kepada Pemkab Mimika dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk membuka kembali pelayanan kesehatan di Distrik Jila. Pasalnya banyak masyarakat meminta untuk di bukanya kembali pelayanan kesehatan, agar masyarakat yang sakit bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Atas nama warga dan mewakili kepala kampung lainnya di Distrik Jila meminta kepada OPD terkait untuk membuka kembali pelayanan kesehatan di Distrik Jila,” ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait