Mimika Sudah Siap Gelar Atletik Untuk PON XX Papua

  • Whatsapp

Teknikal Delegate Atletik dan PB PASI, Umaryono saat diwawancarai wartawan, Kamis (27/02) di Mimika Sport Compleks (MSC).

TIMIKA – Tabaos14    I     Memperhatikan terlaksananya Papua Open Turnamen sebagai ajang pra kualifikasi PON XX Papua untuk Cabang Olahraga (Cabor) Atletik hari pertama di pagi hari, Kamis (27/02) dikatakan Teknikal Delegate Atletik Umaryono memastikan secara umum bahwa PON XX Papua bisa dilaksanakan di Timika.

Bacaan Lainnya

“PON tetap dilaksanakan di Timika karena fasilitasnya sudah siap semua,” tegas Umaryono optimis dan mengajak semuanya optimis.

Meski saat diwawancarai tanggapannya soal tes even gelaran hari pertama ini sudah sesuai dengan fakta yang akan dihadapi saat PON. Umaryono menegaskan, secara jadwal, “iya benar.” Meskipun belum bisa dikatakan, lanjutnya, memberikan gambaran soal sudah dilaksanakannya sesuai fakta pada pelaksanaan PON nanti.

Ada yang masih kurang seperti keterlambatan atlet maupun tim, juga soal catatan target waktu atlet sendiri dalam setiap nomor. Misalnya seperti nomor lari 5000 M tadi, mestinya atlet bisa mencapai waktu paling lama 20 menit tapi tadi sampai 27,03 menit untuk electrik type-nya dan untuk manualnya 27,23 menit.

Pelari Putri asal PASI Manokwari Selatan, Ariska di Nomor Lomba 5000 M Putri.

 

“Keterlambatan itu juga sangat diperhatikan dalam atletik ini karena mempengaruhi untuk pelaksanaan nomor lomba berikutnya, ” jelas Umaryono.

Terkait ada keluhan atlet, bahwa waktu pemanasan yang diberikan terlampau lama. Umaryono menjelaskan, sebenarnya tidak juga karena menunggu atlet dan kontingen yang belum sempat datang.

“Meskipun jadwal sudah diatur sebelumnya, misalnya pada panggilan pertama itu diberikan waktu 30 menit dari sebelum jam lombanya. Selanjutnya diberikan 10 menit juga untuk lakukan persiapan akselerasi dan stressing dan pelaksanaan lombanya. Tapi tadi saat pemanggilan pertama, masih ada atlet yang belum datang.  “Kita masih adaptasi dan akomodir semuanya itu. Nanti kalau sudah di PON, jam panggilan dan atlet telat akan dinyatakan WO. Itu tidak ada tolelir,” kata Umaryono.

Disinggung soal apa yang jadi pencermatannya terhadap kekurangan utama yang harus diperbaiki dari pelaksanaan lomba hari pertama ini, Umaryono menegaskan, ya soal mekanisme kerja terutama dan fasilitas pendukung yang masih kurang.

“Termasuk personil juga ini kita masih menggunakan separuh dari yang dibutuhkan di PON nanti,” pesannya. (Samone)

  • Whatsapp

Pos terkait