Mimika Sambut Pesta Akbar Pesparawi XIII dan PON XX

Pimpinan Redaksi Online Media Tabaos14.com, Yohanis Samuel Nussy, S.Pd

 

INILAH Tajuk Perspektif untuk menggambar tanggung jawab besar Kabupaten Mimika, yang terdiri dari pemerintah dan masyarakat serta aparat keamanan dan stakeholdersnya menghadapi dua perhelatan akbar yang akan diselenggarakan di Kabupaten Mimika ini.

Tanggung jawab dimaksud, setidaknya sepeti diungkap Bupati dan Wakil Bupati Mimika untuk mensukseskan pesta besar ini adalah mengamankan demi kenyamanan para tamu, yang harus dibuktikan dengan kebersihan kota demi keindahannya, serta sejumlah kemudahan-kemudahan yang dibutuhkan oleh ribuan manusia yang dapat dipastikan siap mendatangi Mimika di bulan Juni bahkan Oktober 2020 mendatang.

Jika untuk kesuksesannya, pemerintah daerah selaku penanggung jawab utama telah membuktikan sejumlah komitmennya untuk mensukseskan dua perhelatan akbar ini. Terutama melalui pengadaan tersedianya sejumlah fasilitas umum yang dibutuhkan seperti jalan dalam kota disertai lampu dan Tugu atau Bundaran sebagai Taman Kota. Bahkan sarana prasarana gedung olahraga atau gedung perlombaan Pesparawi dan kerjasama produktif bersama pembentukan Panitia Pesparawi XIII maupun bersama KONI dan Sub Panitia Besar PON XX demi mensukseskan Pesparawi dan PON XX. Termasuk yang pasti adalah, dana bagi kelancaran pelaksanaannya.

 

Sumber : Timika Papua Chanel

 

Mendukung kesuksesan yang masih harus dibuktikan pada puncak penyelenggaraan Pesparawi XIII pada, 15 – 20 Juni 2020 dan PON XX pada 20 Oktober 2020 itu, sudah jelas harus menjadi bagian melekat dari tanggung jawab stakeholders yang ada disekitar Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika ini.

Mewujudkan kenyamanan berada di Kota Timika ini, maka keindahannya pun harus mampu dinikmati setiap orang yang datang dan melihat serta merasakannya langsung. Karenanya, kebersihan yang menjadi coreng dari perilaku warga Kota Timika ini harus segera diwujud-nyatakan perbaikannya. Bagaimanakah caranya karena meski sudah diterapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Larangan Membuang Sampah Sembarangan, toh masih saja kita dapati ada banyak oknum masyarakat di kota ini yang menunjukkan perilaku membuang sampah seenaknya saja.

Upaya pemerintah bahkan dilakukan dengan siap mengerahkan pasukan coklat Satpol PP, untuk turun jalan dan melakukan monitoring dan pengawasan terhadap perilaku membuang sampah sembarangan itu. Namun cara itu jelas masih membuka banyak peluang perilaku kotor dari sejumlah oknum masyarakat Kota Timika ini, selain melibatkan langsung setiap warga Kota Timika ini untuk memainkan perannya untuk melaporkan juga perilaku pembuangan sampah secara sembarangan. Hal ini juga jelas harus dimulai dari segenap warga asli Timika dan atau orang Papua pada umumnya, mengingat daerah atau tanah ini adalah rumah pribadi orang asli Papua yang didiami juga oleh banyak manusia lainnya.

 

Sumber : KominfoPapua dalam Maflindo Butar Butar Chanel.

 

Jika kota ini bersih setiap hari maka sudah pasti, keindahan lah yang akan dinikmati setiap orang yang datang mendiami dan menyaksikannya.

Itupun harus diikuti dengan penerapan tegas terhadap sanksi membuang sampah sembarangan, sebagaimana tersurat dalam Klausal Perda Sampah di Mimika, sehingga ada efek jera bagi pelakunya dan orang lain dan bahkan memberi efek reward bagi setiap pelapornya untuk terus memberikan laporan disertai data foto dan atau video oknum kotor pelaku membuang sampah sembarangan di kota ini.

Keamanan yang selanjutnya menjadi tuntutan masyarakat kepada upaya aparat kemananan, dimulai dari penanggung jawab Kamtibmas atau Polisi dan keamanan daerah atau TNI. Juga tak mungkin bisa diabaikan masyarakat daerah ini begitu saja, mengingat jumlah aparat yang kurang dalam menjangkau setiap sudut Kota Timika dan batas Wilayah Kabupaten Mimika ini.

Warga Kota Timika jelas bisa memainkan perannya untuk mendukung penciptaan Kamtibmas dan keamanan daerah ini, dengan terus membantu melaksanakan himbauan Kepolisian bahkan TNI bahwa, segera laporkan jika melihat atau menyaksikan adanya aksi tindak kriminal maupun indikasinya.

 

Sumber : Tabaos14.com Chanel

Bahkan telah terbukti dan bisa diketahui banyak warga bahwa, hampir kebanyakan aksi tindak kriminal yang terjadi kota ini, nyaris bisa dituntaskan Jajaran Polres Mimika melalui Kepolisian-Kepolisian Sektornya hanya dalam hitungan jam maupun hari. Itu sudah termasuk beberapa kasus kriminal besar dan menghibahkan, yang sempat terjadi di kota ini.

Artinya, kita sudah bisa berbangga dan memberikan apresiasi lebih bagi setiap upaya penindakan tegas yang cepat dari aparat Kepolisian kota ini. Selain mungkin, masih harus sirapuhkan juga adalah kedisiplinan internal yang terkadang masih memberi pengaruh kepada warga kota ini, ketika ada laporan juga masih banyak yang terabaikan karena berbagai alasan.

Dalam bagian menciptakan keindahan dari situasi dan kondisi yang aman dan nyaman dimaksudkan, terdapat juga peran stakeholders lainnya yang bisa dilakukan seperti yang diketahui sedang digencarkan Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) dalam mendukung Kepolisian mencegah aksi kriminal akibat Miras mauppun Toto gelap Togel yang juga marak di kota ini, bahkan peredaran narkoba.

 

Sumber : Mimika Papua Chanel

Semua peran-peran strategis ini, sepertinya harus dan layak mendapatkan perhatian para pelaku usaha bisnis yang dimiliki Kota Timika ini. Sehingga jelas juga peran kontributornya, tak sekedar hanya meraup keuntungan pribadi dan kelompok kapitalis-nya saja.

Media elektronik maupun cetak dalam pengertian media massa, menjadi jembatan yang bisa dimanfaatkan kelompok usaha bisnis ini secara produktif. Artinya, menguntungkan pelaku usaha bisnis dalam menunjukkan peran aktir kontribusinya bagi penciptaan keamanan dan keindahan Kota Timika. Kolaborasi positif itu akan pasti membawa juga perubahan produktif bagi peran media massa yang sesungguhnya, menjadi corong rakyat dan bukan karena ketergantungannya hanya pada pemerintah daerah ini.

Selamat sama-sama mengambil peran kontributifnya untuk menghadapi Perhelatan Akbar Pesparawi XIII di bulan Juni 2020 dan PON XX Papua di bulan Oktober 2020, mari sukseskan dua perhelatan akbar itu dan jadikan kota Mimika Kota Emas yang sesungguhnya. (Sam Wanda)

Pos terkait