Mimika Bangga Jika Semua Senang dan Evaluasi Terus Menuju PON XX Papua

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob didampingi Sekum Sub PB PON XX Papua Cluster Mimika, Cesar A. Tunya dan Ketua Panitia Papua Open Atletik, Demianus Katiop saat diwawancarai diakhir Lomba Hari Pertama, Kamis (27/02) di MSC Timika.

 

TIMIKA – Tabaos14    I     Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M yang diwawancarai usai penyerahan medali terakhir Lomba 5000 M Putra menegaskan, Pemerintah Kabupaten Mimika merasa bangga karena semua atlet senang melaksanakan lomba dan semuanya akan terus dilakukan evaluasi perbaikan yang diperlukan sebelum memasuki PON XX Papua di Mimika.

“Saya melihat atlet-atlet merasa senang, dengan wajah ceria karena berlomba di stadion yang dimiliki Mimika ini. Sebagai pemilik daerah ini, kita tentu saja, juga merasa senang dan bangga. Tapi harua terus berbenah melalui evaluasi dan perbaikan, ” ungkap Wabup Rettobnyang didampingi Sekum Sup PB PON XX Papua Cluster Mimika, Cesar A. Tunya dan Ketua Panitia Papua Open Atletik, Demianus Katiop di MSC Timika, Kamis (27/02) sore.

Dari pantauan Tabaos14.com di suasana perlombaan sore hingga berakhirnya, Wabup Rettob memang terlihat berbincang dan tersenyum bersama atlet saat sempat dimintai kesediaan menyematkan medali Emas, Perak dan Perunggu untuk beberapa Nomor Lomba. Sepertinya wajah-wajah ceria itu memberi gambaran pada Wabup Rettob, betapa senangnya para atlet ini menjalani perlombaan berat yang harus dihadapinya hari ini.

Beberapa suasana kesibukan di arena Mimika Sport Compleks (MSC) saat Papua Open Turnamen Atletik hari pertama sore, Kamis (27/02).

 

Dirinya juga merasa segala persiapan dan pelaksanaan yang dilakukan panitia, bahkan para atlet bisa berjalan dengan baik. “Kita merasa bahwa, semua ini menjadi awal yang baik untuk menuju PON ke depan, ” ucapannya lagi.

Terkait dengan apa yang bisa dicermatinya untuk hal-hal yang perlu mendapatkan perbaikan sebelum memasuki PON, Wabup Rettob menambahkan, kalau darinya tentu akan lebih melihat pada Kepanitiaan yang dibentuk untuk melaksanakan Papua Open ini.

“Tentu akan ada catatan-catatan untuk melakukan hal-hal yang perlu untuk diperbaiki, ” ungkap Wabup Rettob.

Menanggapi pertanyaan wartawan soal sembilan cabang olahraga (Cabor) yang siap ditangani Mimika, sementara belajar dari penggalakan Tes Even Atletik ini terjadi kekurangan dari segi sumber daya manusia (SDM) seperti Liaison Officer (LO) untuk bidang-bidang yang harus dilaksanakan. Dikatakan Wakil Bupati Rettob, semuanya akan pasti mendapatkan perhatian untuk dievaluasi dan diperbaiki.

“Kita sudah sempat menyelenggarakan Tes Even Basket juga dan semuanya berjalan lancar dan sukses, dan ini kita terus trial and error juga. Semuanya itu tentu saja menjadi hal yang perlu diperbaiki sebelum memasuki PON XX Papua di Cluster Mimika, ” jelas Wabup Rettob.

Sementara disinggung soal alasan tidak hadirnya PB PON Papua dalam even Papua Open ini, hal itu langaung disikapi Sekretaris Umum Sub PB PON XX Papua Cluster Mimika, Cesar Avianto Tunya bahwa itu hal yang tidak perlu karena komunikasi yang intens terus dilakukan dilakukan.

“Kita ini sudah PB PON di Timika dan Tupoksinya susah jelas, sehingga tidak perlu PB PON juga harus dibuat repot. Lagi pula even ini juga dilaksanakan di Timika dan menjadi tanggung jawab Sub PB PON Cluster Mimika untuk melaksanakannya secara maksimal. Nanti PON juga begitu kan karena Sub PB PON ini dibentuk untuk kebutuhan itu, ” cecar Tunya. (Samone)

Pos terkait