Diduga Masyarakat Dibohongi PT PAL Pansus Siap Dibentuk

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14  |  Sejumlah masyarakat adat pemilik hak ulayat di wilayah perusahaan kebun sawit milik PT. PAL di Kampung Iwaka Distrik Kuala Kencana menggugat perusahaan itu. Pasalnya warga setempat merasa ditipu, karena selama delapan tahun beroperasi PT PAL tidak menepati janjinya untuk mensejahterakan masyarakat setempat.

Gugatan warga ini diketahui setelah beberapa perwakilan yakni sekitar 8 orang perwakilan masyarakat mendatangi kantor DPRD Mimika dan menyerahkan surat gugatan dan aspirasi mereka kepada anggota Komisi A DPRD Mimika, Jumat (3/7).

Muat Lebih

Anggota Komisi A DPRD Mimika Norman Karupukaro mengatakan, terkait permasalahan PT PAL semenjak 8 tahun beroperasi warga mengaku tertipu dengan janji janji dari perusahaan kelapa sawit itu. Salah satunya adalah membangun pengolahan minyak kelapa sawit.

“ PT PAL sudah 8 tahun disana tetapi janii yang disampaikan PT. PAL untuk membangun pabrik pengolahan minyak sawit sampai hari ini tidak ada, tetapi aktifitas landa cleringnya (pembukaan lahan)dan sebagainya terus menerus yang mengakibatkan masyarakat tidak dapat apa apa dari hasl kayu dan lain sebagainya ,” katanya usai menerima perwakilan warga, di gedung DPRD Mimika, Jumat (3/7).

Norman mengaku, telah mempelajari isi surat serta aspirasi masyarakat bahwa ternyata PT PAL telah mengabaikan janji dalam kontrak baik kepada masyarakat maupun Pemerintah Kabupaten Mimika.

“ Sehingga aspirasi hari ini yang kami terima, sudah kita terima semuanya yang mana mereka sudah gugat juga melalui hukum,” katanya.

Terkait permasalahan tersebut, Norman mengatakan, segera membentuk Pansus untuk menangani permasalahan itu, dengan mengundang tokoh adat serta Pemerintah baik Kabupaten Mimika maupun Provinsi dan instansi terkait lainnya.

“ Kita berharap minggu depan ini kita sudah bentuk pansus khusus untuk menangani kasus PT. PAL,” katanya.

Reporter : Ifona Akoha
Editor : Tahir