Menpora Dorong Even Olahraga Bergengsi Digelar di Papua usai PON

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14 | Perselenggaranya Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 di Papua memberi dampak positif hadirnya berbagai

infrastruktur di antaranya berupa fasilitas olahraga bertaraf nasional dan internasional,
yang dibangun oleh Pemerintah Pusat bersama Provinsi Papua, Kota/Kabupaten
bahkan pihak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta. Presiden Joko Widodo bahkan sudah mengingatkan agar setelah PON Papua, semua venue tidak terbengkalai.

Bacaan Lainnya

Hal ini disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainuddin Amali, saat
jumpa pers di Media Center Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) PON
Papua Klaster Mimika, di Hotel Grand Mozza, Timika, Senin (4/10/2021), usai meninjau
venue atletik dan menyaksikan pertandingan basket putri di Mimika Sport Complex
(MSC). Terkait arahan Presiden itu Menpora mengatakan, sejak awal ia sudah mengingatkan

Pemprov dan Pemkab supaya menyiapkan rencana untuk pengelolaan venue dan
seluruh fasilitas termasuk tempat penginapan.
Fasilitas ini kata Menpora, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan juga diberikan
kepada perguruan tinggi, gereja dan lain sebagainya. Bisa juga dijadikan sebagai
asrama dan tempat berlatih.

Tapi Menpora kembali menegaskan bahwa yang harus berperan dalam penanganan
venue adalah Pemda yang harus kreatif menyelenggarakan kegiatan pasca-PON agar
nasib venue tidak seperti di tempat lain.

Menurut Menpora tetap berkomitmen untuk memaksimalkan pemanfaatan venue dengan mendorong kegiatan olahraga tingkat nasional bahkan juga internasional.

“Akan kita dorong ke Papua. Misalnya, Kejuaraan Nasional (Kejurnas)
Cabang Olahraga (Cabor) itu sudah pasti karena fasilitas luar biasa,” katanya.

Menpora mengungkapkan juga ikut membangun fasilitas tapi
pemeliharaannya diserahkan kepada Pemda, untuk itu Pemda harus membentuk
Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dalam menangani pemeliharaan venue ini. Terlepas dari itu, Menpora mengapresiasi Pemprov, Pemda, BUMN dan swasta yang
telah mendukung sepenuhnya pelaksanaan PON Papua ini.

“Pemerintah tentu berharap masyarakat juga punya perhatian yang sama terhadap
olahraga, karena Papua sebagaimana yang diminta Gubernur Papua Lukas Enembe
saat ketemu Bapak Presiden, Bapak Gubernur minta untuk pemerintah tetapkan Papua
sebagai provinsi olahraga,” ujarnya.

Menpora menuturkan, Kemenpora tengah fokus dalam pembinaan 12 cabang olahraga
sesuai Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang berpotensi mendulang prestasi
di Olimpiade seperti bulutangkis, panjat tebing, atletik dan lainnya.

“Tidak menutup kemungkinan jika pengurus cabang olahraga (cabor) berkenan, maka
pemusatan latihan dilakukan di Papua salah satunya di Mimika yang punya venue
panjat tebing dan atletik berstandar internasional,” tuturnya.

Penulis: Enol
Editor: Riki Lodar
  • Whatsapp

Pos terkait