Masih Terjadi Tarik Ulur Tapal Batas Mimika Dan Dogiyai Di Kementrian

  • Whatsapp
Hengky Amisim
Hengky Amisim

Timika – Tabaos14 | Hingga saat ini masih terjadi tarik ulur terkait tapal batas antara Kabupaten Mimika dan Kabupaten Dogiyai di Kementrian Dalam negeri. Sedangkam untuk masalah tabal batas dengan Kabupaten lainnya yang berbatasan langsung dengan Kabupten Mimika sudah terselesaikan.

“Yang belum selesai sampai hari ini adalah antara Mimika dengan Dogiyai, Deiyai dan Nduga. Kalau untuk Nduga tidak terlalu berat hanya Deiyai dan Dogiyai ini yang agak susah,”kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Kabupaten Mimika, Hengky Amisim di ruang kerjanya, Senin (25/10/2021).

Bacaan Lainnya

Menurut Hengky waktu pertemuan di Jayapura terkait masalah tapal batas antara Mimika dengan Kabupaten tetangga, antara Mimika , Deiyai dan Dogiyai terjadi tarik ulur sehingga belum ada titik temunya.

Pertemuan yang di fasilitas Kemendagri dan Biro Pemerintahan itu terjadi tarik ulur lantaran Deiyai dan Dogiyai mengklaim berdasarkan undang-undang sedangkan Mimika juga mempertahankan berdasarkan undang-undang.

“Rencana akan ada pertemuan lagi dalam waktu dekat. Tapi untuk pertemuan tersebut biro Pemerintahan Provinsi meminta Kabupaten yang bermasalah yang memfasilitasi pertemuan tersebut, karena mereka tidak didukung dengan anggaran dan dan kita juga belum ada anggaran sehingga masalah itu belum ada lanjutannya,”tuturnya.

Hengky mengungkapkan Kabupaten Deiyai juga mengklaim area PT PAL merupakan wilayah sehingga Deiyai mulai membangun kampung di sekitar area PT PAL.

Sementara Dogiyai mengklaim Kapiraya merupakan bagian dari Kabupaten Dogiyai, bahkan Dogiyai telah membangun satu Distrik baru di Kapiraya. Selain itu juga mengklaim lapangan terbang (Lapter) yang berada di Kapiraya dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Dogiyai.

“Kita akan turun untuk pastikan titik koordinatnya dan kita akan koordinasi dengan masyarakat sekitar karena masyarakat di Wilayah perbatasan mereka mudah termakan omongan orang sehingga dari Kabupaten tetangga bisa datang klaim,”ungkapnya.

Penulis: Enol
Editor: Boy
  • Whatsapp

Pos terkait