M Yasin Kelderak Puas Dapat Hal Positif Dari Kuliah

MUHAMAD YASIN KELDERAK adalah salah satu dari sekian mahasiswa di Kota Timika, yang mengakui puas bisa menjalani proses dari perkuliahannya di Kota karena Timika ini karena merasa mendapatkan hal-hal positif bagi masa depannya.

Pengakuan itu disampaikan, M Yasin Kelderak, Jumaat (20/12) di Kampus Universitas Timika, di Jalan Baru C. Heatubun. Bahkan sebagai salah satu mahasiswa Semester V di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Timika (Fikom Untim), Yasin yang menjadi sapaan akrabnya sehari hari di Kampus Untim menegaskan, “Saya berharap bisa menjadi orang baik yang terkenal di kemudian hari.”

Bacaan Lainnya

Meski diketahui, untuk menjalani proses kuliah di Mimika sendiri tidak semudah yang dibayangkan kebanyakan generasi usia produktif. Selain kesulitan biaya, jelas M. Yasin, ada banyak hal seperti sumber daya dosen maupun fasilitas pendukung lainnya yang masih terus menjadi kendala, sudah pasti menjadi fakta hari-hari yang siap dihadapi bersama rekan mahasiswa lainnya.

Namun bagi Yasin, hal itu sejujurnya bisa teratasi dengan dialaminya dinamika perkuliahan. “Kita kuliah juga kan tidak hanya teori karena kadang juga dilakukan praktik secara formal maupun informal dan dari situlah pengalaman banyak kita peroleh juga,” jelas M. Yasin.

Tertatih-taih, Yasin Kelderak menyakini, jika semuanya kelak siap memberikan refleksi yang berguna bagi diri sendiri, mengingat kesulitan yang dihadapi dengan berkuliah di Timika ini jelas berbeda sekali dengan menjalani kuliah diluar Timika atau diluar Papua. Seperti saat ini yang dihadapinya menyelesaikan proses kuliah semester V ini, memang banyak kendala tetapi tidak terasa sudah berada di semester V dan tidak lama lagi bisa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan akhirnya menulis skripsi.

“Jadi, saya kita kuliah dimana pun sama saja. Saya cukup merasa senang bisa menjalani kuliah ini dan saya yakin suatu saat dampak manfaatnya buat saya akan kelihatan,” tuturnya memastikan.

Yasin yang sehari-hari terllihat sebagai salah satu sosok mahasiswa asal Seram di Maluku Tengah yang sedikit ‘bengal‘ atau ‘malas tau‘ menurut istilah khas Papua, sepertinya harus diakui menjadi mahasiswa yang sedikit beruntung mengalami nasib menjadi mahasiswa. Hidup sebatang kara (tanpa keluarga dekat) di Timika dan tak memiliki pendapatan tetap,  namun memiliki satu hal yang pasti jarang juga dimiliki kebanyakan orag lain, yakni kemauan. Sukses buatmu M. Yasin Kelderak, dan kejarlah cita-citamu sebanyak mungkin. (emayasin)

Pos terkait