Lolos Ujian Skripsi Fikom Untim Marshel Numberi Buktikan Skripsi Itu Mudah

Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Timika (FIKOM UNTUM), Marshel Ishak Numberi usia menuntaskan ujian skripsinya dengan predikat memuaskan, Selasa (03/03) siang.

 

TIMIKA – Tabaos14    I    FAKTA ujian skripsi mahasiswa yang masih sering dikuatirkan banyak mahasiswa dan nyaris menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar mhasiswa, Selasa (03/03) siang Pukul 14.30 dibuktikan salah satu mahasiswa skripsi Fakultas Ilmu Komunikasi di Universitas Timika (Fikom Untim) bahwa, skripsi itu ternyata mudah setelah dilalui ujiannya.

Bersama Para Pengujinya usai Ujian Skripsi.

 

“Saya senang meski sebelumnya sempat merasa gugup, tetapi setelah menjalaninya dan mendengarkan hasilnya, saya bangga. Ternyata hanya semudah itu menjalani ujian skripsi di Universitas,” ungkap Marshel saat diwawancarai usai mengetahui kelulusannya dengan perbaikan  atau revisi kecil di kampus UNTIM di Jalan Baru C Heatubun Timika.

Marshel saat mempresentasikan skripsi di hadapan para pengujinya.

 

Marshel Numberi adalah mahasiswa Fikom UNTIM angkatan 2016, yang diketahui memiliki liku prooses yang tak mudah juga karena statusnya sebagai salah satu pekerja di PT Freeport Indonesia. Kondisi itulah yang memberikannya dinamika yang berbeda dari kebanyakan mahasiswa lainnya, meskipun sama bekerja di pemerintahan maupun swasta di Kota Timika.

Marshel Numberi saat berada di tempat kerjanya di Tembagapura.

 

Sebagai salah satu pekerja Freeport di Mill Operation di Mile 74, bukanlah hal mudah bagi Marshel Numberi untuk bisa menjalani proses perkuliahan reguler yang diwajibkan. Hampir setiap hari, wajib masuk mulai pukul 15.45 – 21.00 Wit malam. Sementara baginya pekerja PT Freeport, pulang kerja lebih awal merupakan perilaku yang dianggap tidak berkinerja baik, apalagi maksimal. Terlebih untuk bisa turun dari area dataran tinggi (high land) di Tembagapura ke Timika, sudah menjadi rahasia umum warga Timika, itu adalah hal yang tak mungkin bisa dilakukan karyawan.

Situasi itulah yang dimaksudkan berbeda bagi Marshel Numberi menjadi bagian dari civitas akademik di Fikom UNTIM selama kurang lebih empat tahun lebih, dan boleh menyelesaikan prosesnya di hari ini. Bagi Marshel Ishak Numberi, fakta yang dimilikinya itu memang tak bisa diabaikan. Terlebih sebagai salah seorang Operator plant 74 Mill CMP.CRUSHER di PT Freeport Indonesia, tetapi menyelesaikan studi komunikasi ini juga menjadi prioritasnya menggapai harapan karier bersama isteri dan anak-anaknya.

Menghadapi ujian skripsi berjudul,”Pengaruh Literasi Media Massa di Kabupaten Mimika Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Timika.” Mendesak sosok Mahasiswa Pekerja, Marshel Numberi membantu mahasiswa Fikom UNTIM untuk mulai mencintai beragam literasi, selain media massa yang ada di Kota Mimika ini. Bahkan terlebih untuk lebih mendekatkan media massa sebagian dari proses studinya selama kuliah di Fikom UNTIM.

 

Proses akhir telah sukses dilaluinya dengan baik dan lancar, kata Dekan Fikom UNTIM Maria Magdalena Paramitha Dewi, S.Ikom., M.Ikom. “Meski masih ada hal-hal yang harus diperbaiki atau direvisi olehnya, itu adanya prosedur administrasi yang wajib dilakukan mahasiswa. Konten proses yang diharapkan dari ujian skripsi ini telah dilakukan Marshel Numberi tadi,” ucap Dekan Fikom UNTIM, Maria Magdalena.

Selamat sukses buat Marshel Ishak Numberi, jadilah calon sarjana yang baik di masyarakatmu selanjutnya. (Samone)

Pos terkait