Lima Agama Bersama Doakan Suksenya Tiga Agenda Besar Di Mimika

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Lima agama yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Budha bersama Pemerintah Kabupaten Mimika bersama-sama mendoakan suksesnya tiga agenda besar yaitu Konferensi Gereja Kingmi, Pesparawi XIII, dan salah satu klaster Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan dilaksanajan di Kabupaten Mimika.

Pembacaan doa tersebut di rangkai dalam doa bersama yang di selenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mimika di hotel Cendrawasih 66, Selasa (8/6/2021). Ikut hadir dalam doa bersama tersebut dari Forkopimda Kabupaten Mimika.

Bacaan Lainnya

Pantauan di lapangan doa bersama dilakukan dengan cara yaitu masing-masing pemuka agama membacakan doa secara bergantian. Sedangkan para tamu undangan berdiri membentuk lingkaran sambil mendengarkan doa sesuai dengan keyakinannya masing-masing.

Ketua FKUB Mimika Ignatius Adii dalam sambutannya mengatakan Mimika salah satu kabupaten yang luar biasa, karna pada tahun ini kita punya tiga kegiatan besar, meliputi PON XX, Pesparawi, dan konferensi Kingmi. Semuanya ini kami mau mendoakan agar kegiatan tersebut berjalan dengan lancar, karena do’a merupakan salah satu sarana yang ampuh untuk menjawab hal tersebut.

“Do’a itu penting, tanpa do’a kita punya hidup ini tiada, maka salah satu sarana untuk kita hidup pada akhirat adalah do’a. Do’a yang benar adalah doa yang berdasarkan menurut iman dan kepercayaan agama kita masing-masing,” tuturnya.

FKUB berharap bisa mengadakan doa di kantor pemerintahan seminggu sekali, kalau boleh muslim ibadah dan nasrani juga ibadah bersama. Untuk itu pihaknya selalu berkoordinasi dengan kesbangpol sebagai pembina dan tim forkopimda sebagai penasihat untuk melakukan diskusi. Selama ini diskusi tentang uang sudah biasa, tentang pembangunan juga biasa, namun jarang mendengar diskusi tentang tuhan(ibadah dan sembayang).

“Kami sungguh mau mengadakan ibadah supaya tuhan hadir di kantor pemerintahan juga, karena pemerintah merupakan wakil Allah,” ujarnya.

Selanjutnya Wakil Bupati (Wabup) Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya menuturkan bahwa doa besama ini merupakan inisiatif yang luar biasa. Menurutnya harus memberikan contoh bahwa Kabupaten mimika adalah kabupaten yang sangat toleransi, ada solidaritas diantara kita. Berbagai agama, suku, budaya, tradisi yang berbeda beda tapi sebagai umat beragama yang tinggal dan hidup.

“Semua harus bersyukur karena memiliki ide untuk doa bersama dengan berbagai lintas agama. Saya berharap kita utamakan semua pekerjaan dan kehidupan kita, Tuhan hadir dalam rencana-rencana kita, tanpa Tuhan pekerjaan kita tidak bisa dilakukan dengan baik,” tutur Wabup.

Wabup Rettob mengungkapkan bahwa Pemkab Mimika sangat memberikan dukungan penuh untuk kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh semua pihak seperti doa bersama yang dilakujan tersebut. Menurutnya Ini semua kesuksesan yang di raih karena doa, dimana doa membantu mewujudkan visi dan misi untuk Mimika cerdas, aman, damai tentunya membuat masyarakat sejahtera.

“Kita harus mensyukuri semua apa yang telah kita lakukan selama kurang lebih hampir 1,5 tahun pimpin kabupaten ini Tuhan masih terus lindungi,”ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait