Launching Eksport Hasil Laut, Wabup Klemen Sebut Mimika Tidak Terpengaruh Pandemi

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Wakil Gubernur (Wagub) Papua Klemen Tinal mengaku bangga kepada Kabupaten Mimika, pasalnya dimasa sulit akibat Pandemi Covid 19, Mimika masih bisa melakukan Eksport hasil laut Kepiting (Karaka) ke Malaysia.

“Saya yakin di Timika ada banyak orang pintar. Wakil bupati dan Sekda bersama staf diharapkan bisa membangkitkan ekonomi yang saat ini sedang terpuruk,” kata Wagub dalam sambutannya di kegiatan launching ekspor Karaka hasil kerjasama Pemkab Mimika dan Bank Indonesia perwakilan Provinsi Papua, di hanggar bandara Mozes Kilangin, Senin (29/3).

Bacaan Lainnya

Mantan Bupati Mimika itu mengatakan, pandemi Covid sangat mempengaruhi ekonomi nasional. Namun kehidupan ekonomi secara nasional dalam konteks Papua, tidak begitu defisit dan tidak mengalami inflasi yang tinggi. Hal itu karena sejak dulu Papua harga barang tinggi, sehingga ketika harga barang naik masyarakat Papua tidak kaget.

“Disitulah orang Papua jadi kuat dan mampu berdiri diatas kakinya sendiri dengan segala hal yang kita miliki, dengan segala potensi yang kita miliki, kata kuncinya kita mengkapitalisasi menjadi milik nasional atau milik internasional, karena dunia sudah global,” tutur Wagub.

Wagub mengungkapkan bahwa karaka yang dulunya hanya si konsumsi oleh masyarakat lokal di Papua, namun sekarang sudah dinikmati oleh beberapa negara seperti Malaysia, jepang China dan lainnya. “Artinya produk yang sama dari hasil daerah yang sama hari ini naik kelasnya, bukan lagi milik kabupaten Mimika melainkan milik internasional,” ungkapnya.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Mimika Johannes Rettob dalam sambutannya mengatakan Inti dari kegiatan tersebut adalah pemulihan ekonomi di Indonesia, khusunya di Mimika. Pihaknya mempunyai komitmen yang besar yaitu untuk memulihkan perekonomian kita sesudah jatuh dari wabah Covid ini.

“Sehingga kita lakukan peningkatan Lounching, eksport di Kabupaten Mimika yang sebenarnya sudah melakukan ekspor ini sudah dari tahun 2016. Namun dengan aturan yang ditetapkan oleh karantina dan belum kami belum siap, sehingga sempat stop,” tutup Wabup.

Wabup mengungkapkan bahwa pada bulan November tahun 2019, Pemda Mimika melakukan eksport kembali ke singapura dan Malaysia diterbangkan dengan Garuda. “Hari ini sekitar 750 kilogram Karaka yang akan dikirim ke Kuala Lumpur, Malaysia dan di Lounching langsung oleh Klemen Tinal wakil Gubernur Provinsi Papua dengan pengguntingan pita,” ungkapnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait