Larangan Pesta Pernikahan Sudah Dikoordinasikan Bersama Tokoh Agama

  • Whatsapp

Timika – Tabaos| Pemkab Mimika mengaku telah berkoordinasi dengan Tokoh agama sebelum kesepakatan ditetapkan melalui SK tentang pelarangan penyelenggaraan pesta pernikahan. Sehingga keputusan tersebut bukan merupakan keputusan sepihak dari pihak Pemkab Mimika maupun Satgas penanggulangan Covid 19.

“Kalau tidak ada kesepakatan sebelumnya sebenarnya Pemkab Mimika mengijinkan untuk resepsi pernikahan dan pesta-pesta lainnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Reynold Ubra di kantor Dinas Koperasi dan UKM, Selasa (12/1/21).

Bacaan Lainnya

Reynol menjelaskan, selain adanya kesepakatan dengan tokoh masyarakat, faktor yang dipertimbangkan dalam pelarangan pesta pernikahan itu karena saat ini sudah adanya kluster pernikahan.

“Kluster pernikahan sudah ada sejak bulan agustus dan september, itu juga dasar pertimbangan pemerintah,” ungkapnya.

Untuk itu Reynol meminta kepada masyarakat Mimika untuk bisa memahami atas langkah kebijakan yang diambil oleh Pemkab Mimika. Hal ini semata-mata untuk kesehatan semua masyarakat karena masih dalam situasi pandemi yang sangat membahayakan. “Kami mohon masyarakat bisa mengerti situasi ini,” tuturnya.

Reynol menambahkan bahwa dari semua kasus untuk menghindari kuncinya sederhana yaitu hindari kerumunan dan tetap mengutamakan protokol kesehatan. “Karena yang paling rentan dalam resepsi pernikahan adalah terjadinya kerumunan,” ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait