Lagi-lagi Longboad Dikabarkan Tenggelam di Muara Pazit

  • Whatsapp

Tim Rescue Pos SAR Agats saat bersiap Melakukan Pencarian Korban Longboad Tenggelam di Muara Pazit, Agats.

 

Bacaan Lainnya

TIMIKA – Tabaos14   I   Kembali dikabarkan terjadinya musibah kapal motor longboad tenggelam di muara Pazit di wilayah Pesisir Kabupaten Asmat, Kamis (09/01) yang dialami longboad fiber double engine 15 PK dengan satu korban selamat dan dua korban lainnya masih dalam pencarian.

Peristiwa yang dikabarkan awal oleh Kantor SAR Timika ini bermula dari laporan, Mustari di hari ini sekitar pukul 10.30 WIT bahwa ada musibah yang dialami salah satu longboad yang menggunakan dua mesin Jhonson 15 PK pada hari, Rabu (08/01) sekitar pukul 11.30 WIT di Muara Bokap.

Setelah menerima informasi tersebut, Kepala SAR Timika langsung memerintahkan Tim Rescue Pos SAR Agats untuk menuju lokasi kejadian dan melakukan pencarian dan menolong pada hari Rabu sekitar Pukul 10.55 WIT. Tim tiba di lokasi kejadian sekitar Pukul 11.30 WIT dan bersama Tim Rescue Pos SAR Agats ke lokasi musibah, ikut juga sejumlah pihak seperti Polsek Agats, Polair Agats, keluarga korban.

Dari kronologis kejadian diketahui awal musibah itu ternyata karena Long Boat Double Engine 15 dan 40 PK itu berangkat dari Agats dengan tujuan ke Pantai Kasuari. Namun pada pukul 08.30 WIT Kapal motor longboad itu mengalami mati mesin dan diterpa ombang dalam keadaan mesin mati, akhirnya tenggelam. Korban manusia dari kejadian tersebut ada tiga orang, satu selamat dan dua lainnya sedang dalam proses pencarian.

Kepala Kantor SAR Timika, Monce Brury saat dikonfirmasi via selulernya Rabu sore sekitar Pukul 16.30 WIT menegaskan, “Iya, longboad hilang yang terbalik itu kejadian tanggal 8 Januari 2020 itu tinggal dua orang. Longboad double mesin 40 PK dan 15 PK. Dari Asmat mau ke kampung Kasuari. Berangkat tanggal 08 Januari 2020 pagi dan siang itu terbalik lalu tenggelam di Muara Pazit, masih di wilayah Kabupaten Asmat Provinsi Papua.”

Korban hilang dan masih dalam proses pencarian dari musibah ini diidentifikasi atas nama Slamet yang berprofesi sebagai seorang guru dan berusia (50 Thn). Korban satunya hanya bisa diidentifikasi sebagai seorang perempuan yang biasa disapa, ibu Mano dan berusia (43 Thn).

Hingga berita ini diturunkan belum ada titik terang dari hasil pencarian oleh Tim Rescue Pos SAR Agats sesuai konfirmasi resmi Tabaos14.com kepada Kepala Kantor SAR.
“Sampai sore ini belum ada informasi dari proses pencarian dua orang yang hilang,” kata Monce Brury. (Samone)

Pos terkait