Inilah Kronologis Penganiayaan di Depan Toko Senyum 5000

Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju, SH

 

TIMIKA – Tabaos14    I    Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju menjelaskan bahwa, motif SDY alias D (20), RW alias R(20) ZI alias Z, EAM alias B (19), AW (20) dan M (29) melakukan penganiayaan berawal dari minuman keras.

Inilah penjelasan kronologi kejadian disampaikan Kapolsek Mimika Baru, Kompol Sarraju, SH di Mapolsek Miru, Senin (18/02).

Keenam pelaku tersebut, awalnya meneguk minuman keras di salah satu tempat hiburan malam di Kota Timika. Saat sedang meneguk Miras, para pelaku merasa tersinggung karena ada yang menatap mereka. Para pelaku tersebut mencari orang yang menatap mereka, namun tidak menemukan.

Para pelaku kemudian keluar dari tempat hiburan malam dan bergerak menggunakan sepeda motor melewati Jalan Budi Utomo, sesampainya di depan toko Senyum 5000 itu, salah seorang pelaku menghampiri korban KM yang berada di salah satu kios, di samping toko Senyum 5000.

“Jadi satu orang pelaku menghampiri korban, yang lain mengira ini sudah orang yang menatap para pelaku di tempat hiburan malam. Mereka langsung melakukan pengeroyokan disitu dengan senjata tajam. Padahal, KM sendiri tidak ada hubungan karena KM bukan orang yang menatap para pelaku di tempat hiburan malam itu. Bahkan, KM sendiri tidak mengenal para pelaku tersebut dan tidak punya masalah dengan para pelaku ,” kata Sarraju menjelaskan.

Sarraju mengatakan, saat melakukan penganiayaan itu, para pelaku ini sedang dibawa pengaruh minuman keras.

Bahkan saat korban dievakuasi ke RSUD Mimika untuk mendapatkan perawatan, lanjut Kompol Sarraju menjelaskan, disaat bersamaan juga ada dua orang pelaku juga sedang berada di RSUD melakukan pengobatan karena salah satu pelaku juga mengalami luka pada saat melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Pelaku yang mengalami luka tersebut, bukan dilakukan oleh korban. Namun oleh rekannya sendiri karena saat melakukan pengeroyokan, semuanya dibawa pengaruh Miras.

“Kasus yang di Senyum 5000 sebelumnya dilaporkan ada dua kasus yakni satu kasus di SP2 dan satu kasus disamping toko Senyum 5000. Ternyata setelah didalami, itu kasusnya cuma satu. Jadi, saat anggota kita melakukan pengecekan korban penganiayaan yang terjadi di depan toko Senyum 5000 di RSUD, itu ada dua orang yang juga masuk mau berobat. Saat anggota tanyakan, dia menyampaikan bahwa, dia dikroyok di SP2. Ternyata setelah kita dalami, dua orang tersebut adalah orang yang bersama rekannya yang lain, yang telah melakukan pengeroyokan di depan toko Senyum 5000 itu. Jadi, kasus di SP2 itu tidak ada,” kata Sarraju.

Sarraju menegaskan, saat ini pihaknya sudah menangkap empat orang pelaku yang diketahui berinisial SDY alias D (20), RW alias R(20) ZI alias Z, EAM alias B (19).

AW (20) yang juga merupakan pelaku saat ini sedang dirawat di rumah sakit dan akan segera diamankan pihak kepolisian Polsek Miru. Sementara pelaku lainnya, M masih buron dan sedang dilakukan pengejaran oleh pihak kepolisian Polsek Miru.(**/samone)

Pos terkait