Ko Remehkan Distancing Ko Pancing Corona

  • Whatsapp

Data Laporan hari-21 TGTPP Covid-19 di Kabupaten Mimika, Jumat (10/04).

TIMIKA – Tabaos14    I     Laporan hari ke-21 dari Tim Percepatan Pengendalian (TGTPP) Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) hingga Pukul 18.30, Jumat (10/04) menegaskan secara tersirat bahwa, pengabaian kebijakan untuk tetap di rumah saja atau Social dan physical Distancing itu sama saja dengan mengundang penularan Covid-19 pada diri sendiri dan orang lain.

Bacaan Lainnya

Juru bicara TGTPP Covid-19 Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, M.Epid. (Foto: Istimewa)

Dengan kata lain mau ditegaskan bahwa, “Ko Remehkan Distancing Ko Pancing Corona.”

“Ancaman bagi masyarakat yang tidak melakukan social dan physical distancing sangat rentan tertular Covid-19 karena jumlah ODP dan OTG, kini 2 hingga 3 kali lebih banyak dari PDP,” tulis Juru Bicara TGTPP Covid-19 Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, M.Epid.

Fakta peningkatan itu, menurut Ubra menunjukkan bahwa, kebijakan Social dan Physical Distancing jelas masih sangat dibutuhkan. Alasannya, ya karena semakin meningkatnya jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang jauh lebih banyak dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit.

Untuk hari ini dilaporkan tidak ditemukan status PDP, bahkan kabar baiknya ada 6 orang PDP dari Rumah Sakit Tembagapura yang dinyatakan sembuh dan sudah dipulangkan. Jadi, jumlah PDP secara Kumulatif sampai hari ini ada 60 orang.
Kumultaif PDP yang pernah diisolasi atau dirawat di rumah sakit 32 atau 53 % dari total 60 PDP. Sedangkan PDP yang melakukan isolasi Mandiri di rumah berjumlah 28 orang atau 47 % dari total 60 PDP.

Jumlah PDP yang masih dirawat sampai hari ini 15 atau 47 % dari Jumlah PDP yang pernah dirawat atau diisolasi di rumah sakit. Jumlah PDP yang sembuh dan pulang 17 atau 53 % dari jumlah PDP yang pernah dirawat atau diisolasi di rumah sakit.

Rumah Sakit Tembagapura (satelit) sampai hari ini masih merawat 1 PDP dari 9 orang yang pernah dirawat. RS Mitra Masyarakat (satelit) sebanyak 1 PDP dari 4 orang yang pernah dirawat. RSUD Mimika (Rujukan)ada 13 orang dari 19 orang yang pernah dirawat.

Proporsi rumah sakit yang pernah merawat PDP adalah RS Tembagapura (satelit) 28 %. RS Mitra Masyarakat (satelit) 13 %. RSUD Mimika (Rujukan) 59%.

Sedangkan jumlah Kematian PDP Positif Covid-19 di rumah sakit yang ada di Kabupaten Mimika sampai dengan hari ini, berjumlah 3 orang atau 9 % dari 32 orang PDP yang dirawat. Rinciannya di RSUD Mimika sebanyak 2 orang atau 6% dari 32 yang pernah dirawat. RS. Tembagapura 3% dari 32 PDP yang pernah dirawat. RS. Mitra Masyarakat belum dilaporkan kasus kematian.

Sebanyak 33 sampel orang yang diperiksa laboratorium terdiri dari 32 orang PDP, yang dirawat di rumah sakit dan 1 PDP isolasi mandiri, jumlah hasil positif sebanyak 13 orang, jumlah hasil negatif berjumlah 7 orang. Sedangkan masih menunggu hasil sebanyak 13 orang.

Pada hari ini, tidak ditemukan ODP, sehingga secara kumulatif jumlah ODP masih berjumlah 110 orang atau 1,8 kali lebih banyak dibandingkan dengan jumlah PDP. Dari jumlah ODP sebanyak 2 orang (2%) berada di tempat isolasi yang disediakan oleh Pemda Mimika, sedangkan 108 orang (98%) ODP melakukan isolasi mandiri di rumah.

Sampai dengan hari ini jumlah orang yang diisolasi pada tempat yang disediakan oleh Pemda, ada sebanyak 2 orang atau 10 % dari jumlah sebelumnya sebanyak 20 orang. Dengan demikian 18 orang dinyatakan sehat dan diizinkan untuk pulang.

Pada hari ini, jumlah OTG baru yang dilaporan 4 orang yang terdiri dari RS. Tembagapura 3 orang dan RSUD Mimika 1 orang. Jadi, total OTG sampai hari ini masih 196 orang atau 3 kali lebih banyak dari PDP atau 1,8 kali lebih banyak dari ODP.

“PDP yang dirawat oleh Tim di rumah sakit hanya sedikit dan lebih banyak dari PDP yang melakukan isolasi mandiri. Ini menggambarkan bahwa, PDP yang isolasi mandiri berpeluang menularkan ke anggota keluarga atau warga masyarakat terdekat,” tulis Ubra lagi menyimpulkan.(Sam Nussy)

  • Whatsapp

Pos terkait