Klasis Waropen Gelar Pelatihan Komputer Bagi Pelayan

Suasana Pelatihan Komputer bagi para Pelayan GKI di lingkungan Klasis Waropen.

 

Bacaan Lainnya

WAROPEN – Tabaos14   I   Menyadari pengaruh perkembangan informatika teknologi di era global saat ini, Senin (10/02) Klasis GKI Waropen yang bekerjasama Tim Bengkel Kerja Papua menggelar pelatihan komputer bagi segenap pelayan gereja yang terdiri dari para Pendeta, Guru Jemaat bahkan Majelis di Gedung SMP Alfa Omega Urifasei Kabupaten Waropen.

 

“Kami berharap, pelatihan ini dapat memberikan dampak positif dan produktif bagi pelayanan GKI di lingkungan Klasis Waropen, ” ungkap Ketua Klasis Waropen, Pdt. Sola Gracia Kurni, S.Th dalam sambutan pembukaan pelatihan.

 

Pelatihan yang siap digelar hingga hari Sabtu, 15 Februari 2020 itu, diikuti sedikitnya sekitar 50-an peserta dari perwakilan Jemaat dan Kantor Klasis GKI Waropen. Dalam pelatihan yang dibimbing Fasilitator yang juga koordinator Tim Bengkel Kerja Papua, Reinhart Ramandey, peserta siap dibekali materi seperti pengenalan program-program dasar office yaitu Word, Excel dan Power Point.

Dari pantauan Tabaos14.com di arena pelatihan diketahui, pelatihan ini juga digelar karena pemahaman bahwa Gereja yang berdiri di tengah kemajuan jaman, tak mungkin terlepas dari pengaruh Teknologi global yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Beranjak dari pemahan akan perubahan itulah, Gereja Kristen Inili di Tanah Papua Klasis Waropen menyediakan pelatihan dasar-dasar komputer itu.

 

Pelatihan itupun  didukung dari Kepala Sekolah SMP YPK Alfa Omega Urei-Faisei, Salomina Duwiri, SPd yang menyediakan Ruang Komputer Sekolah beserta 26 Unit Laptop untuk digunakan dalam pelatihan tersebut.

 

Lebih jauh ditekankan Ketua Klasis GKI Waropen, Pdt. Sola Gracia Kurni, S.Th bahwa, kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang telah dibahas dan disetujui pada Raker III klasis Waropen di bulan Oktober 2019 silam. Disadari bahwa, kegiatan Pelatihan Komputer ini penting untuk membantu pelayan di Jemaat tapi juga staf klasis.

“Saya berharap, setelah pelatihan ini, ada dampak yang dapat ditindak-lanjuti. Terutama ketika nanti kembali ke jemaat masing-masing membantu kegiatan pelayanan, termasuk didalamnya administrasi seperti pelaporan keuangan gereja atau database warga GKI yang terdokumentasi dengan baik dan mudah,” pesan Pdt. Sola Gracia Kurni.

Peserta pelatihan yang hadir dari Wapoga, Somiangga, Inggerus, Pulau Nau dan sekitarnya. Termasuk dari Urfas dan Waren.

Ketua Klasis Waropen juga menyampaikan terima kasihnya kepada Tim Bengkel Kerja Papua yang menyanggupi memberikan pelatihan tersebut.

“Saya harap depannya, kegiatan seperti ini tidak berhenti di klasis saja tapi bisa sampai juga ke jemaat-jemaat. Karenanya diperlukan kerjasama dengan Bengkel Kerja Papua untuk bisa melaksanakan kursus seperti ini. (Rony / samone)

Pos terkait