Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Anak Meningkat Di Tahun 2020

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) mecatat hingga akhir tahun 2020, telah menangani 34 kasus kekerasan yang terjadi baik kepada anak dan perempuan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3P2KB) Kabupaten Mimika, Maria Rettob Kasus Tertinggi yang ditangani adalah kekerasan seksual terhadap anak.

Bacaan Lainnya

“Januari hingga Desember kasus kekerasan yang menimpa anak dan perempuan di Kabupaten Mimika ada 34 kasus.Terbagi menjadi dua jenis yakni kasus kekerasan terhadap anak 21, sisanya adalah kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),” kata Maria saat ditemui di kantor Bappeda Mimika, Jumat (08/01/21)

Berdasarkan data, kata Maria kasus tertinggi yang terjadi dari dua jenis kasus tersebut adalah kekerasan seksual terhadap anak. Dimana Dinas mencatat telah terjadi 20 kasus sepanjang tahun 2020. “Kasus kekerasan seksual terhadap anak itu paling banyak terjadi,” jelasnya.

Menurut Maria dari kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi rata-rata pelakunya adalah orang terdekat dari korban. “kami akan lebih banyak sosialisasi ke sekolah, karena kebanyakan kasus terjadi pada anak usia sekolah. Selain itu pastinya masyarakat, kerukunan, paguyuban agar pengawasan bisa dilakukan bersama,” tuturnya.

Maria mengimbau kepada orang tua untuk selalu mengawasi anak-anak terutama Ibu dan bahkan memberikan edukasi terkait dengan bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh seperti mulut, dada, kemaluan dan sekitar dada, juga pantat. “Sekarang yang berperan penting adalah ibu, gerak-gerik anak harus diawasi begitu pula dengan orang terdekat,” ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait