Kasus Covid Menurun, Mimika Wacanakan Turunkan Level

  • Whatsapp
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob

Timika – Tabaos14 | Wakil Bupati (Wabup) Mimika Johannes Rettob mengatakan, saat ini kasus Covid di Kabupaten Mimika terus menurun, sehingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) bisa turun ke level II.

Menurut data terakhir yang disampaikan kepadanya angka kasus aktif di Mimika tercatat sebanyak 130 kasus.

Bacaan Lainnya

“Dari hasil pemeriksaan sekian banyak spesimen bahkan ada hasilnya nol, saya lupa tapi itu kemarin malam atau tadi malam. Tapi kita harus tetap waspada, protokol kesehatan juga harus dijaga ketat,” kata Wabup di bandara Mozes Kilangin, Selasa (14/9/2021).

Menurut Wabup, angka kasus aktif covid-19 Mimika mengalami penurunan yang cukup signifikan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021.

“Jika angka terus turun hingga dibawah presentase 1,8 persen maka status PPKM bisa turun menjadi level II,” tuturnya.

Wabup mengungkapkan, vaksinasi menjadi faktor utama penyebab penurunan kasus aktif di Mimika.

Vaksinasi sangat penting dan pengaruhnya juga ada, lihat saja kota seperti Yogyakarta dan Jakarta yang sudah tinggi angka vaksinasinya.

“Itu kasusnya menurun termasuk Mimika ini, meski kita belum mencapai herd imunity,” ungkapnya.

Wabup mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi dan yang ingin mengadakan vaksinasi secara kolektif dapat menghubungi Dinas Kesehatan Mimika.

“Jadi komunitas entah dari gereja, masjid, jika ingin melaksanakan kegiatan vaksinasi hubungi saja Dinkes Mimika,” ungkapnya.

Sementara Reynold Ubra Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mengatakan, penurunan kasus juga diikuti dengan penurunan case fatality rate Mimika yang saat ini berada diangka 0,01.

Angka kesembuhan di Mimika juga mengalami peningkatan menjadi 96 persen setelah Juli lalu menurun hingga 84 persen. Sementara angka kematian Mimika secara presentase hanya 0,01.

“Menurut data terakhir pasien yang diisolasi tercatat sebanyak 102 orang, di klinik Kuala Kencana sudah tidak ada pasien yang dirawat baik yang di isolasi terpusat mupun di klinik, RS Tembagapura tersisa 2, diisolasi terpusat tersisa 1, di RSUD Mimika pasien yang dirawat masih tersisa 7 yang sebelumnya bisa mencapai 30, kemudian di Rumah Sakit Mitra Masyarakat tersisa satu, jadi BOR di Mimika turun dari 79 persen pada Agustus lalu, menjadi 7 persen per kemarin,” jelasnya.

Pos terkait