Karena Cemburu SM dan Temannya Aniaya TR Saat Keluar Dari Tempat Kerjanya, Kasusnya Berakhir Damai di Polsek Miru

Mediasi kasus penganiayaan SM terhadap TR di Mapolsek Miru, Selasa (12/7/2022).

Timika – Tabaos14 | Di picu api cemburu pelaku penganiayaan berinisial SM mengajak temannya kemudian menganiaya korban TR saat keluar dari tempat kerjanya hendak makan siang di jalan Cendrawasih depan hotel Kamoro Tame Senin 11 Juli 2022 kemarin.

Kasus tersebut ditangani oleh Polsek Mimika Baru (Miru) dan berujung damai dan selanjutnya pelaku SM berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya dan juga menganggap permasalahan yang terjadi telah selesai pada, Selasa (12/7/2022).

Polsek Mimika Baru melalui KSPK III Aipda Doni Wayai mengatakan pihaknya melakukan mediasi diruang pertemuan Polsek Miru atas permintaan pihak keluarga korban saudara TR guna menyelesaikan masalah yang terjadi, sehingga pihaknya mengundang ketiga belah pihak untuk dipertemukan guna mediasi.

Pada proses mediasi yang telah dilakukan Ketiga pihak telah berhasil menyepakati kesepakatan yang dituangkan dalam surat pernyataan bersama dan ditandatangani diatas materai dengan inti pokok kesepakatan diantaranya bahwa semua pihak saling memaafkan dan tidak akan membuat laporan polisi.

“Namun apabila di kemudian hari terjadi permasalahan baru dianggap tidak ada kaitanya dengan permasalahan yang saat ini telah diselesaikan, untuk itu apabila muncul permasalahan maka akan dilakukan proses hukum sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),”kata Aipda Doni.

Aipda Doni mengungkapkan kronologi aksi pengeroyokan itu dilakukan oleh kelompok pemuda yang berawal dari rasa cemburu terkait dengan hubungan asmara antara SM dengan AS yang cemburu terhadap Korban TR sehingga berujung pada aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh kelompok SM terhadap TR.

Sebelum melakukan Aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh kelompok SM tersebut terlebih dahulu mendatangi dan berkomunikasi dengan keluarga TR guna mengetahui keberadaan TR. Setelah mendapat informasi tersebut, kelompok SM langsung menuju ke lokasi di mana TR bekerja.

Sesampainya di lokasi (tempat kerja TR), kelompok SM sebanyak 4 (empat) Orang menunggu TR keluar dari lokasi kerjanya di kantor Bank BRI samping Kantor PT. Otomona Jaya.

Setelah TR keluar hendak mencari makan siang, kelompok TM membuntutinya. Dan Sesampainya di TKP kelompok tersebut langsung melakukan aksi pengeroyokan terhadap TR. Akibat aksi pengeroyokan oleh kelompok SN, korban mengalami luka memar pada bibir dan pipi sebelah kanan.

Melihat adanya kejadian tersebut, masyarakat yang berada sekitar langsung meleraikan dan membantu mengamankan korban TR dan juga berhasil mengamankan salah seorang berinisial SL dari kelompok SM yang berusaha kabur.

Setelah berhasil mengamankan SL, masyarakat langsung menghubungi pihak kepolisian Polsek Mimika baru. Mendapat adanya laporan tersebut, anggota piket jaga Polsek Mimika Baru langsung merespon guna proses lebih lanjut.

“Sesampai di TKP dan dilakukan penggeledahan terhadap SL anggota piket jaga Polsek Miru berhasil menemukan sebilah pisau, sehingga langsung diamankan di Rumah Tahanan Polsek Miru guna proses hukum lebih lanjut,”ungkapnya.

Selanjutnya pada akhir mediasi KSPK III Aipda Doni memberikan pencerahan hukum kepada para kelompok Pemuda dengan disaksikan oleh pihak keluarga dan orang tua ketiga belah pihak yang intinya meminta agar tidak mengulangi perbuatannya kembali serta berpikir lebih jauh untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat mengarah pada unsur pidana sehingga hal tersebut merugikan diri sendiri maupun keluarga.

“Pada prinsipnya kami meminta kepada semuanya agar permasalahan ini tidak diulangi kembali dan khususnya kepada para pemuda untuk berpikir panjang dalam melakukan segala hal khususnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga,” ujar Aipda Doni.

Pos terkait