Kapolda Aceh Kunker Gayo Lues Cabut Musnahkan Ladang Ganja

Kapolda Aceh dan rombongannya mencabut sejumlah tanaman Ganja di Gayo Lues, Rabu (04/03).

 

 

BANDA ACEH – Tabaos14    I     Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M. Phil, Rabu (04/03) melakukan kunjungan kerja selama sehari ke Kabupaten Gayo Lues bahkan melakukan pencabutan dan pemusnahan ladang ganja.

“Kita memberantas ladang ganja ini, merupakan perjuangan bagi kemanusiaan. Kita sudah menyelamatkan berapa generasi kedepannya, ” jelas Kapolda di hadapan masyarakat dan anggota Kepolisian Daerah Aceh di Gayo Lues.

Dari siaran pers yang diterangkan Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Ery Apriyono, SIK., M.Si diketahui bahwa, Kapolda Aceh bersama rombongan berangkat pagi pukul 08.00 WIB, melalui Bandara SIM dengan menggunakan Helikopter TNI menuju Gayo Lues dan mendarat (landing) di Bandar Udara Patiambang di Kampung Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues, pukul 10.30 Wib.

Kapolda Aceh yang didampingi juga Karo Ops Polda Aceh, Kombes Pol Dedy Irianto, S.H., M.H. Dirresnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat S.IK., M.H. Wadansat Brimob AKBP Brury Soekotjo Adhyakso Putro S.IK. Termasuk Adc Kapolda Aceh, Briptu Joko Nugroho dan Anggota Bid Humas Polda Aceh, Brigadir Habibi dan seorang wartawan di Aceh.

Menuju Gayo Lues, Kapolda Aceh yang menggunakan Helikopter TNI itu dipiloti, Pilot Kapten Cpn Angga Prima dan  Co Pilot Kapten Moh. Kholiq serta Apionik, Serda Ahmad Baihaqi. Seorang Mekanik, Sertu Ahmad Saputra dan Mekanik Praka Elin Oktavian.

Sesampainya di Gayo Lues, rombongan Kapolda Aceh disambut Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru yang didampingi
Kapolres Gayo Lues, AKBP Rudi Setiawan S.IK., M.SI. Bahkan Wakil Ketua DPR Gayo Lues, H.Ibnu Hasyim, S.Sos. Kepala Pengadilan, Said Tarmizi S.H., M.H. Danramil Blangjerango, Kapten Inf. Feri Wandra. Termasuk para Kabag, Kasat, Kasie, Kapolsek dan Bintara Tinggi Jajaran Polres Gayo Lues. Ada juga Danki Brimob Kompi 4 Batalyon C, Iptu Faisal Naim dan seluruh Personel Polres Gayo Lues.

Setibanya Kapolda Aceh dalam kunker ke Gayo lues itu, dilakukanlah serangkaian kegiatan.

Setelah tiba di Gayo Lues, Kapolda dan Rombongan langsung take off menuju lokasi ladang Ganja di Kampung Agusen Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues langsung bersama rombongan melakukan pencabutan dan pemusnahan atau pembakaran tanaman Ganja.

Setelah itu, take off menuju bandara Patiambang di Kampung Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren Kabuoaten Gayo Lues. Selanjutnya nenuju Polres Gayo Lues untuk menyampaikan arahan kepada seluruh Personil Polres Gayo Lues.

Dalam arahannya di Mapolres Gayo Lues, Kapolda menyampaikan agar mengerti dan memahami. “Saya akan ke Polres Aceh Singkil, Polres Subulussalam dan Polres-polres jauh yang mungkin tidak pernah dilihat oleh Pimpinan. Saya mengajak kita semua karena sudah mendapatkan anugrah menjadi seorang anggota Polri. Menjadi seorang anggota polri itu tidak mudah, ” kata Kapolda Aceh.

“Bukan suatu kebanggaan ketika kita memberhentikan seorang anggota Polri dari dinas kepolisian karena banyak anggota keluarga dibelakang mereka yang akan bersedih, dan yang rugi kalau anggota kita dipecat itu bukan Kapolda. Bukan Karo Ops. maupun yang lainnya, karena yang rugi adalah keluarganya sendiri. Betapa bangganya keluarga kita, ketika kita dilantik menjadi seorang anggota polri. Ketika kita melakukan sebuah pelanggaran, ingat anak istri kita. Sehingga kita tidak melakukan pelanggaran, ” kata Kapolda memesan.

Dikatakan Kapolda, banyak orang ingin menjadi anggota Polri tapi tidak semudah yang dibayangkan untuk bisa menjadi anggota Polri. “Jadi, ketika sudah menjadi anggota Polri, marilah kita syukuri,” pesan Kapolda Aceh.

Tugas seorang anggota Polri, lanjut Kapolda Aceh adalah sangat mulia. Sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat serta penegakan hukum. Tidak ada anggota Polri yang terlibat menjadi pemakai, tidak ada anggota Polri yang menjadi pengedar dan tidak ada anggota Polri yang menjadi jaringan narkoba.

“Saya tidak bangga memecat seorang anggota, saya tidak ingin memecat seorang anggota polri, akan tetapi ketika sudah melakukan pelanggaran berupa terlibat narkoba. Maka dengan sangat terpaksa saya harus memecat anggota tersebut,” kata Kapolda.

Polisi harus selalu bergembira jangan wajah-wajah cemberut, dikatakan Kapolda, meskipun yang di depannya tidak ada yang ganteng. Walaupun tidak ganteng tetaplah berusaha untuk tersenyum, supaya Masyarakat senang melihatnya.

Laksanakan tugas dengan gembira, lebih jauh dijelaskan Kapolda Aceh, “Otak kita ini ketika kita tidak gembira, maka yang ada hanyalah beban. Jadi, laksanakan semua tugas-tugas kita dengan gembira dan ikhlas,” ujar Kapolda.

Tugas menjadi seorang Polri itu, lebih jauh kata Kapolda Aceh, ada banyak ruang ibadahnya. Asalkan niat kita baik dan kita ikhlas melaksanakannya dan hindari perilaku-perilaku kita yang menyakiti masyarakat, ” ajak Kapolda  Aceh lagi.

Usai itu, Kapolda Aceh dan rombongannya menuju ke Bandara Patiambang di Kampung Penggalangan, Kecamatan Blangkejeren Kabupaten Gayo Lues sekitar pukul 14.45 Wib dan tiba di Bandara Patiambang Kampung Penggalangan. Selanjutnya berblaik dan take off ke Banda Aceh pada Pukul 14.35 Wib. (*/Samone)

Pos terkait