Jumlah Penderita Gangguan Jiwa Di Mimika Capai 469 Orang, 3 Dirujuk Di RSJ Jayapura

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mencatat jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mencapai angka 469 orang. Data tersebut merupakan data yang ada di Dinkes Mimika hingga akhir tahun 2020.

“Itu jumlah yang terlapor di kami dalam penanganan dan termasuk yang ada di jalan. Untuk yang ada dijalan kami sementara berkoordinasi dengan Dinas Sosial, “kata Kepala Dinkes Mimika Reynold Ubra di hotel Grand Tembaga, Kamis (10/6/2021).

Bacaan Lainnya

Reynold mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya menangani ODGJ dengan merujuk sebanyak tiga orang ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Jayapura. Dari tiga orang tersebut sudah kembali ke Mimika. “Kemarin kita rujuk tiga orang ke RSJ Jayapura karena disini tidak ada RSJ dan mereka sudsh di tangani dengan baik,”ungkapnya.

Menurut Reynold selain harus adanya RSJ pihaknya mengakui bahwa butuh bantuan tenaga Psikolog untuk mendukung perawatan ODGJ di Mimika. Selain itu karena juga tidak di dukungnya anggaran yang membuat pelayanan ODGJ di Mimika kurang eksklusif.

“Memang tidak ada mata anggaran tersendiri dan untuk memberangkatkan ke RSJ Jayapura kami pakai dan rutin Dinkes. Itu termasuk untuk memfasilitasi Nakes dan aparat keamanan yang menjaga,”tuturnya.

Untuk rencana pembangunan RSJ sendiri Reynold menjelaskan bahwa belum ada rencana dari Pemkab Mimika. Hal tersebut di karenakan kasus kesehatan di Mimika ODGJ belum masuk skala perioritas, karena masih banyak kasus kesehatan lainnya yang lebih urgen untuk dilakukan pelayanan. Pasalnya untuk menentukan skala perioritas, pertama, kedua dan ketiga itu ada standar yang harus di penuhi.

“Kalau ada menunya masuk dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) itu gampang bisa di bangun RSJ. ODGJ di Mimika memang banyak tapi kalau dilihat dengan kasus kesehatan lainnya yang memang betul-betul perioritas itu jauh lebih sedikit,”jelasnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait