Jadikan Momen Pra TM III Pesparawi XIII Untuk Evaluasi Menyeluruh

  • Whatsapp

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M saat menyampaikan sambutannya membuka Pra Teknikal Meeting III Pesparawi ke XIII, Kamis (13/02)

TIMIKA – Tabaos14    I     Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M dalam sambutanya membuka Pra Teknikal Meeting (TM) III Pesparawi XIII di Hotel Horison Timika, Kamis (13/02) mengajak segenap peserta menjadikannya momentun untuk melakukan evaluasi keseluruhan terhadap persiapan pelaksanaan Pesparawi ke XIII agar Pesparawi dapat dilaksanakan secara baik.

Bacaan Lainnya

 

“Pra Teknikal Meeting III bisa memberikan evaluasi besar kepada kita untuk melaksanakan Pesparawi secara baik. Sehingga dalam pelaksanaan nanti, kami sebagai tuan rumah, kami tidak mau ada persoalan-persoalan. Apa saja yang masih kurang sampaikan kepada panitia biar panitia menyampaikan kepada pemerintah daerah untuk membuat yang terbaik dalam menerima bapak ibu di kabupaten ini. Inilah kesempatannya untuk melakukan evaluasi secara keseluruhan,” kata John sapaan akrab Wabup Mimika.

 

 

Lebih jauh juga dijelaskan Wabup John Rettob, sejak awal ditentukannya Kabupaten Mimika menjadi tuan rumah pelaksanaan Pesparawi ke XIII, tiga tahun yang lalu di Kabupaten Kaimana. Ini juga telah menuai pro dan kontra karena situasi keamanan Kabupaten Mimika pada waktu itu. Namun sebagai pimpinan di daerah ini, dirinya memberikan jaminan kepada semua peserta Pra Teknikal Meeting III Pesparawi ke XIII nanti bahwa, Kabupaten Mimika adalah kabupaten yang sangat aman untuk pagelaran akbar pesta Pespawari ke XIII.

 

“Timika itu artinya tiap minggu kacau, tapi saya jamin kepada bapak-ibu ada disini, Mimika aman. Untuk menentukan Timika menjadi tuan rumah Pesparawi XIII, waktu itu sempat terjadi pro dan kontra karena situasi keamanan di Kabupaten Mimika. Jadi saya mengajak pantia untuk buktikan bahwa, Mimika sangat aman dan kondusif. Kita harus buat yang terbaik bahkan bertaraf internasional. Dari sisi kualitas, kita harus buat yang lebih baik,” kata Wabup John Rettob.

Ketua Panitia Kegiatan Pra Technical Meeting III di Mimika, DR. I Nyoman Putu Arka, SE., M.Si melaporkan lingkup kegiatan ini sejalan dengan tema, sub tema dan moto Pesparawi XIII Se-Tanah Papua.

Ketua Panitia TM III Pesparawi XIII Mimika Tahun 2020, DR. I Nyoman Putu Arka, S.Sos., M.Si.

Tema Pesparawi XIII, ‘Aku Hendak Menyanyi Bagi Tuhan Selama Aku Hidup (Maz 104:33a). Sub Tema, ‘Dengan semangat Pra Teknikal Meeting III kita wujudkan sukses pelaksanan Pesparawi XIII se tanah Papua di Kabupaten Mimika Tahun 2020,’  dalam Moto Pesparawi XIII, ‘Dari Mimika untuk Kedamaian Indonesia Dalam Semangat Eme Neme Yauware (Bersatu, Bersaudara dan Membangun).

Ada sejumlah poin penting yang akan dibicarakan dalam Pra Technical Meeting III ini, jelas Putu Arka. Diantaranya adalah, menerima penyerahan serta kelengkapan administrasi tiap peserta yang akan mengikuti Pesparawi XIII. Mengetahui kebijakan pembangunan yang berwawasan lingkungan, Meningkatkan pemahaman tentang musik gereja yang akan dipertandingkan, Mengetahui kesiapan Panitia Pesparawi di Mimika, Memahami tata cara penggunaan baricode bagi peserta dan Pengenalan Liasion Officer (LO) tiap kontingen kabupaten kota, serta Pencanangan siap mensukseskan Pesparawi XIII Tahun 2020 bersama panitia dan pemerintah daerah, forkompinda dan masyarakat. Bahkan melaksanakan peninjauan tempat tinggal kontingen dan lomba serta, Melaksanakan pengundian nomor urut tampil peserta Pesparawi.

Nyoman juga menyampaikan, pelaksanaan technical meeting hari pertama (Kamisred) selain ibadah bersama dan pembukaan, akan dilanjutkan dengan pemaparan kebijakan berwawasan lingkungan.
Hari kedua, Jumat (14/2) akan dilakukan pemaparan dan seminar musik gereja serta paparan akhir Panitia Pesparawi secara teknis oleh masing-masing bidang tentang persiapan pelaksanaan Pesparawi.

Hari terakhir, Sabtu (14/2) akan dilakukan pencanangan sukses Pespawari di Mimika, peninjauan tempat tinggal kontingen dan lomba, pengenalan, sosialisasi penggunaan baricode, pengundian nomor urut tampil dan penutupan.

Tak ketinggalan Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Papua, dr.h. Costan Karma dalam sambutanya menyampaikan terima kasih banyak kepada Bupati Mimika, Eltinus Omaleng dan Wakil Bupati Johanness Rettob yang telah memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pesparawi XIII di tanah Mimika ini.

 

Dalam pandangan LPPD, Panitia Pesparawi XIII di Kabupaten Mimika telah bekerja keras dan maksimal dalam menyukseskan pelaksanaan Pesparawi XIII di Mimika.

“Dalam menjalankan satu pekerjaan, memang akan ada banyak tantangan dan hambatan. Tetapi saya menyampaikan terima kasih banyak karena semuanya dapat teratasi dengan baik. Banyak masalah berarti satu langkah maju bagi Panitia dan Kabupaten Mimika. Panitia sudah bekerja keras dan cerdas, kita semua peserta juga harus mempersiapkan diri dengan baik,” ajak Costan Karma.

Ditambahkan bahwa, bukan hanya kesuksesan Pesparawi XIII saja yang harus menjadi harapan bersama. Dirinya juga mengharapkan agar 42 Kabupaten / Kota di Papua dan Papua Barat juga mendukung sepenuhnya Mimika sebagai tuan rumah PON XX Papua di Tahun 2020 ini juga.

Sementara Ketua Umum LPPD Provinsi Papua Barat yang juga adalah Sekretaris Daerah Provinsi Papua Barat, Drs. Nataniel D. Mandacan mengatakan, Pesparawi sudah menjadi komitmen anak-anak Papua sebagai wadah pemersatu dan forum untuk memuji dan memuliahkan Allah.

 

“Pesparawi menjadi ajang pemersatu bagi persatuan kita. Lewat Pesparawi, kita diminta untuk menjaga kebersamaan di tanah leluhur ini. Jangan terpecah belah. Semua ini tujuannya, selain memuliakan Allah juga untuk mengantarkan kita kepada hidup yang lebih baik,” kata Nataniel.

Ditegaskan Sekdaprov PB Mandacan, Pesparawi (protestanred) dan Pesparani (Katolikred) merupakan dua kegiatan kerohanian yang tujuannya untuk merangkul anak-anak Tuhan agar tetap menjadi satu dalam mengimani Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat.

“Papua Barat akan menghadirkan 13 LPPD (kontingen-red) pada bulan Juni nanti. Dari 12 kategori lomba yang dipertandingkan, ada tim yang akan mengikuti 3, 4, 5 mata lomba. Bahkan ada yang ikut semuanya,” ungkapnya.

Dikatakan pula, lomba Pesparawi XIII juga sebagai ajang mempersiapkan Papua dan Papua Barat pada Pesparawi Nasional Tahun 2021 di Jogjakarta.

“Mari bernyanyi dan memuji Tuhan. Menang atau kalah ada ditangan Tuhan. Kalau kita memuji Tuhan dengan hati yang tulus, Ia akan memberikan kita kemenangan. Mari bersama kita belajar dari kekurangan-kekurangan yang ada agar semakin lebih baik,” ujarnya berpesan.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua, Pendeta Amsel Yoel, S.Sos., M.Pd.K mengatakan, melalui penyelengaraan Pesparawi XIII ini maka Kemuliaan Tuhan akan turun dan memberkati Tanah Mimika ini.

Kakanwil Kemenag Papua, Pdt. Ansel Yowei, S.Sos., M.Pd.K

“Seluruh jajaran Kementerian Agama menyampaikan terimakasih kepada LPPD dua provinsi atas dukungannya, sehingga Mimika bisa dipersiapkan menjadi tuan rumah. Kami akan terus memberikan dukungan positif. Mari bersama-sama kita ciptakan suasana Papua yang rukun dan damai, sehingga akan selalu menjadi berkat bagi kita dan orang lain di sekitar kita,” kata Amsel.(**/samone)

  • Whatsapp

Pos terkait