Jadi Percontohan ETPD Wabup Minta Kesadaran Masyarakat Mimika

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Bank Indonesia (BI) menunjuk Kabupaten Mimika sebagai daerah percontohan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Se Provinsi Papua. Hal tersebut disampaikan oleh perwakilan BI cabang Jayapura dalam sosialisasi ETPD dan pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Sosialisasi ETPD tersebut di hadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Mimika Johannes Rettob dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan sosialisasi tersebut di selenggarakan di hotel Grand Mozza, Jumat (19/3/2021).

Bacaan Lainnya

ETPD merupakan suatu upaya yang terpadu dan terintegrasi untuk mengubah dari tunai menjadi non tunai dengan tujuan untuk meningkatkan akuntabilitas dan transaksi pengelolaan keuangan daerah. Contoh untuk pembayaran pajak maupun pembayaran retribusi daerah dilakukan secara nontunai atau elektrinifikasi

Elektronifikasi transaksi keuangan merupakan perubahan cara pembayaran yang semula menggunakan tunai menjadi non tunai. Elektronifikasi tersebut merupakan salah sat bentuk Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dirancang oleh pihak BI.

BI mendorong pergeseran perilaku transaksi masyarakat dari tunai ke nontunai melalui empat strategi yang di sinergikan dengan program pemerintah antara lain fasilitas model bisnis, regulasi dan kebijakan yang mendukung, optimalisasi sumber daya lokal dan edukasi serta monitoring.

Wabup Johannes Rettob saat ditemui usai mengikuti sosialisasi mengatakan bahwa penerapan ETPD tersebut Pemkab Mimika sudah siap dalam hal regulasi selain itu untuk upaya penerapannya sudah akan melangkah pada penerapan ETPD di Kabupaten Mimika.

“Niat sudah ada dan juga regulasi juga kami sudah dorong langkah ini sudah lama sejak kita ditetapkan sebagai kota smart City dan pemerintah terus melakukan peningkatan-peningkatan teknologi,” ungkap Wabup.

Hal yang mendasari ETPD belum di jalankan Wabup menjelaskan bahwa, ada beberapa kendala yaitu antara lain belum ada kesiapan dari SDM dan sosialisasi kepada maayarakat berjalan dengan baik. Sehingga apa yang coba di bangun oleh Pemkab Mimika terkait dengan ETPD yaitu pembayaran transaksi elektronik dimasyarakat tidak teroptimalkan.

“Saya akui memang dari SDM dan sosialisasi kita ini belum jalan dengan baik. Selain itu pendampingan kita juga kurang, sehingga wawasan dari masyarakat itu kurang,” jelasnya.

Wabup menambahkan upaya yang sudah dilakukan oleh pemerintah ini selain perlu adanya sosialisasi juga perlu ada kesadaran dari masyarakat. Faktor tersebut bukan saja ada di pemerintah tetapi juga ada di masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan program ini secara bijak.

“Contoh elektronisasi portal otomatis di pasar itu saja masih menjadi persoalan, padahal bayarnya masih tunai tidak pakai kartu. Ini perlu sosialisasi dan kesadaran, jadi saling mendukung,” ujarnya.

Reporter : Enol
Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait