Ini Penyebab Sejumlah Anggota Dewan Palang Pintu Ruang Kerja Ketua I

  • Whatsapp
Pintu ruang kerja Wakil Ketua I dipalang

Timika – Tabaos14 | Sejumlah anggota, Jumat (30/7/21) sekitsar pukul 12.30 WIT melakukan aksi pemalangan pintu ruangan Wakil Ketua I DPRD Mimika sebagai buntut kekecewaan kepada pimpinan DPRD dan Sekretariat Dewan atas sejumlah persoalan internal yang terjadi.

Kepada media, Thobias Maturbongs Anggota Komisi A DPRD Mimika mengaku aksi yang dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pimpinan dewan.

Bacaan Lainnya

“Kita ingin ketemu hari ini, tapi semua lari lari, tidak pernah ketemu. Bagaimana mo memimpin kita berapa orang saja sudah begitu,” ujar Thobias.

Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, terjadi miss komunikasi membuat sejumlah kegiatan tidak berjalan, baik di Timika maupun saat perjalanan dinas keluar daerah.

“Komunikasi biasa saja tidak pernah jalan, mau berangkat saja main kucing kucingan. berangkat ke Jayapura kita tidak tahu, hasilnya juga kita tidak tahu, ” katanya.

Ia mengaku semua rekan dewan merasa kecewa, untuk itu untuk menyelesaikannya, seluruh anggota DPRD Mimika dan pihak Setwan harus duduk bersama.

“Pimpinan disini tidak benar. kekecewaan ini semua unsur pimpinan, sekretariat semua. Saya harap satu saat kita duduk baru bicara bukan main kucing kucingan. Main sembunyi sembunyi satu tuduh satu,ini tidak bisa. Ini kami bisa tapi sekretariat tidak bisa. Jadi begitu kucing kucingan semua,” ujar Maturbongs

Terlepas dari itu, ia juga menyoroti keterbukaan penggunaan anggaran di setwan yang selama ini tidak transparan, untuk itu seluruh anggota DPRD Mimika meminta penjelasan .

“Kita minta DPA saja seperti minta barang apa begitu. Susah sekali padahal itu kita punya hak. Kita tidak tahu penggunaan duit itu anggaran sampai kapan dari april sampai sini 80 milyard itu tidak jelas, Katanya sudah habis, bama juga sudah habis. Tunggu perubahan. baru uang yang ada itu kemana kita ingin penjelasan itu.

Tidak mungkin 80 milyard itu sudah habis, teman ini semua rasa ini saya bukan omong pribadi,” katanya mempertanyakan hak Dewan.

Senada, Sasiel Abugau, mengungkapkan, tidak ada komunikasi yang baik antara pimpinan dan Sekwan.

“Ketua satu bicara lain, Ketua II bicara lain. Ketua I pikiran lain Ketua II pikiran lain, Sekwan pikiran lain. Tidak atur pekerjaan baik.Termasuk hak hak anggota DPR, kalau seperti begini besok besok bagaimana,” ujarnya.

Ia menuturkan, anggota DPRD kerja bukan untuk kepentingan pribadi namun untuk rakyat dan Pemerintah Daerah.

“Kita DPRD kerja bukan untuk pribadi kita, kerja untuk pemda dan rakyat, bukan tipu menipu,” ujarnya dengan nada tinggi.

Sehingga kata dia baik pimpinan dan Sekwan harus sejalan dalam pemikiran dan satu suara.

“Pikiran yang sama yang jalan. Tidak usah seperti sekarang. Ketua I pikiran lain, Ketua II lain, sekwan pikiran lain. Kalau seperti ini  hancur ini, “ujarnya.

Sementara itu, Yulian Salossa juga menuturkan ini sebagai bentuk kekecewaan karena tidak ada keterbukaan kedua pimpinan kepada Dewan, sehingga harapnya ada langkah yang harus diambil Okeh unsur pimpinan, Sekwan dan Kabag-kabag melihat persoalan ini.

“Jadi intinya adalah unsur pimpinan dan juga sekwan dan kabag kabag didalam evaluasi keterbukaan terkait tantang apa saja  jadi secepatnya dilakukan hari senin atau selasa  sebab teman-teman pada emosional semua.

“Harapan saya unsur pimpinan dapat mengambil  langkah cepat,” harapnya.

Sementara itu Aleks Tsenawatme yang tiba langsung memerintahkan anak buahnya membuka palang dan menyayangkan aksi pemalangan tersebut.

“Palang ruangan saya, saya tidak salah apa apa.  Saya sudah perintah kan untuk kembali ke sekwan. Jadi Sekwan harus, menterjemahkan apapun yang saya perintahkan sebagai pimpinan. Tidak boleh alasan itu, alasan ini apapun saya bicara dia harus siap melaksanakan dan jelaskan.

Menindaklanjuti persoalan tersebut, pada senin pekan depan, akan diagendakan pertemuan antara pimpinan, Sekwan dan Kabag-abag dan seluruh anggota DPRD Mimika.

“Rencana kemarin tetapi karena hari ini kita rapat pansus maka tidak jadi termasuk hari ini saya ikut rapat evaluasi PPKM. Sehingga Matius Yanengga harus menganalisa persoalan ini baik-baik baru lakukan ini seolah-olah saya salah, atau saya tidak mampu di DPRD ini. Itu tidak boleh.

Aksi pemalangan pintu masuk ruangan Wakil Ketua I DPRD Mimika menggunakan satu buah papan, dan satu lembar senk.

Pos terkait