Ini Modus Pelaku Penipuan Berkedok Arisan Online di Mimika Lancarkan Aksinya, Pelapor Baru Dua Korban Kerugiannya Sudah 100 Juta Lebih

Penyidik Satreskrim Polres Mimika saat melakukan penyidikan kepada tersangka penipuan berkedok arisan online.

Timika – Tabaos14 | Polres Mimika melalui Satuan reserse dan kriminal (Satreskrim) beberkan modus pelaku penipuan berkedok arisan online melancarkan aksinya, sementara baru dua korban yang melaporkan dengan kerugian masing-masing 65 juta dan 145 juta.

Kasat Reskrim Polres Mimika Iptu Haridyka Eka Anwar saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/6/2022) mengatakan, tersangka Siti Reskita Sari alias Princes melancarkan aksinya yaitu dengan cara sejak tahun 2017 dengan membuat arisan online bulanan. Namun, di tahun 2021 ada member menyatakan mengundurkan diri.

Sementara untuk mencari pengganti member yang mengundurkan diri tersebut tersangka mencari pengganti melalui media sosial. Setelah mendapatkan member baru dirinya berjanji akan menggantikan uang member baru dengan jumlah sesuai dengan arisan yang telah dibayarkan oleh membernya yang lama.

Selanjutnya untuk mencari sumber uang
tersangka mengumumkan pencarian member melalui akun Facebook dan Instagram miliknya, bahwa arisan member akan mendapatkan keuntungan atau kelipatan uang dari pembeli.

“Ternyata arisan member tersebut tidak ada. Pelaku ini mengaku arisan member itu ia umumkan agar lebih kelihatan daya tarik kepada orang yang melihat postingannya,”jelasnya.

Lanjut Kasat Reskrim, untuk harga member yang diumumkan Princes yaitu jika ada yang stor Rp 5 juta,maka akan dikembalikan sebanyak Rp 6,5 juta. Rp 10 juta,akan dikembalikan Rp15 juta. Rp 15 juta, akan dikembalikan Rp 20 juta. Rp 20 juta, akan dikembalikan Rp 26 juta. Rp 30 juta, akan dikembalikan Rp 40 juta. Demikian juga jika ada yang membeli harga Rp 50 juta, akan dikembalikan sebesar Rp 70 juta.

Bukan hanya mempercepat waktu pengembalian, dirinya juga naikan jumlah pengembalian uang bagi membernya. Yang mana,untuk Rp5 juta, menjadi Rp 7 juta. Rp 10 juta,menjadi Rp 14 hingga yang Rp 50 juta akan dikembalikan senilai Rp 70 juta.

“Itu jangka waktu pengembalian pun hanya satu sampai dua bulan. Tapi kemudian di bulan Mei 2022, untuk lebih menarik perhatian member, dirinya merubah waktu pengembalian uang lebih cepat yaitu dalam jangka waktu satu Minggu, bahkan dalam hitungan hari,”jelasnya.

Kasat Reskrim mengungkapkan, member arisan online telah mencapai 100 orang. Namun pihaknya belum bisa pastikan karena sampai saat ini masih tetap dilakukan pemeriksaan untuk memastikan jumlah uang yang telah disetor ke rekeningnya di Bank yang berbeda-beda.

“Jadi salah satu pelapor ini mengaku tertarik,karena diiming-imingi dengan pengembalian yang lebih. Padahal dirinya ini gali lubang tutup lubang. Pembelian arisan online ini ditransfer melalui beberapa rekening miliknya,”ungkapnya.

Sementara terkait penangkapan menurut Kasatreskrim, tersangka diamankan di rukonya tempat usaha katering yang berada di SP II Kelurahan Timika Jaya. Barang bukti yang sudah diamankan berupa rekening koran Bank milik Princess serta tiga unit HP yang dipakai untuk posting terkait modusnya

“Pelaku diamankan berdasarkan dua laporan yaitu pertama LP337 V 2022 SPKT Polres Mimika Polda Papua. Kedua LP378 V 2022 SPKT Polres Mimika Polda Papua dengan tanggal yang sama yaitu 29 Mei 2022,”ungkapnya.

Kasat Reskrim mengimbau kepada masyarakat Mimika yang juga menjadi korban penipuan berkedok arisan online tersebut untuk dipersilahkan melapor ke Satreskrim Polres Mimika.

“Saat ini baru dua orang yang melapor dan kami tindak lanjuti, namun jika masih ada korban yang mau melapor kami persilahkan,”ujar Kasat Reskrim.

Pos terkait