Ingin Tau Jadwal dan Tahapan Verifikasi Parpol Pemilu 2024 KPU Mimika Buka Help Desk

Ketua KPU Mimika Indra Ebang Ola.

Timika – Tabaos14 | Bagi Partai politik (Parpol ) yang ingin mengetahui terkait jadwal dan tahapan verifikasi Parpol peserta Pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika membuka layanan “Help Desk” di kantor KPU.

Ketua KPU Mimika Indra Ebang Ola saat ditemui di hotel Cendrawasih 66, Jumat (5/8/2022) mengatakan, Help Desk memberikan pelayanan informasi yang adil dan terbuka kepada semua Parpol. Di Help Desk terdapat tim yang di bentuk KPU bertujuan untuk melayani peserta Pemilu, dalam proses pendaftaran, verifikasi sampai penetapan sekaligus tentang rincian-rincian kegiatan yang akan dilakukan oleh KPU terkait dengan jadwal dan tahapan verifikasi.

“Itu layanan yang memang kita siapkan untuk pendaftaran verifikasi dan penetapan. Sehingga misalnya teman-teman dari Parpol mengalami kesulitan silahkan bisa berurusan dengan Help Desk yang di buka dari Pukul 08.00 WIT hingga 17.00 WIT. Nanti di tanggal 13 Desember buka hingga pukul 01.59 WIT,”kata Indra.

“Help Desk itu juga berfungsi sebagai mediator dan fasilitator, mengkonfirmasi semua informasi-informasi yang dinilai oleh Parpol belum lengkap atau ada hal-hal terkait kejelasan dan lain sebagainya silahkan datang untuk berkonsultasi dan berkoordinasi,”imbuhnya.

Terkait pembukaan verifikasi Parpol sendiri Indra menjelaskan, Pendaftaran itu dimulai dari tanggal 1 sampai 14 Agustus 2022.Hingga saat ini masih banyak Parpol yang belum melakukan pendaftaran.

Setelah itu mulai tanggal 15 Agustus KPU melakukan verifikasi administrasi. Di pasal 35 PKPU nomor 4 tahun 2022 tentang pendaftaran verifikasi dan penetapan Parpol, dalam proses itu tahapan pendaftaran dan verifikasi ada dua jenis yaitu verifikasi administrasi dan verifikasi faktual.

Pada verifikasi administrasi sendiri disitu ada tahapan yang dinamakan masa perbaikan, misalkan ada partai politik yang administrasinya dianggap kurang lengkap atau belum memenuhi syarat maka disediakan ruang waktu untuk melakukan perbaikan dokumen-dokumen administrasinya.

Pada verifikasi faktual ada juga tahapan perbaikan sampai semuanya selesai pada tanggal 13 Desember 2022 terakhir. Kemudian pada tanggal 14 Desember 2022 KPU akan mengumunkan calon Parpol mana yang lolos dan menjadi peserta Pemilu tahun 2024 dan disertai dengan pengundian nomor urut.

Sedangkan tugas untuk KPU Kabupaten Kota sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 4 tahun 2022 pasal 35, KPU Kabupaten Kota akan melakukan verifikasi administrasi dan vaktual setelah proses tahapan pendaftaran selesai. Adapun dokumen yang akan di verifikasi adalah daftar nama anggota Parpol yang tercantum di dalam SIPOL.

“Apakah sesuai dengan fokumen KTA dan eKTP atau KK yang diunggah di SIPOL. Kemudian dugaan keanggotaan ganda Parpol yang tercantum di dalam SIPOL, seperti misalnya satu nama bisa terdaftar di Parpol yang berbeda-beda. Selanjutnya status pekerjaan, usia dan NIK karena bisa jadi ada NIK yang Invalid, itu yang akan dilakukan oleh KPU Kabupaten Mimika,”jelasnya.

Terkait syarat verifikasi yang ada di PKPU 4 Indra kembali mengingatkan agar diusahakan alamat kantor Parpol sampai tahapan selesai tidak berpindah alamat. Selain itu disiapkan dengan surat domisili kantor yang dikeluarkan oleh keluarahan atau kampung dimana kantor itu berada. Begitu juga KTA yang diajukan dalam dokumen pendaftaran, kemudian persyaratan-persyaratan lainnya yang telah disampaikan pada saat sosialisasi PKPU 4 itu disiapkan.

“Seperti misalnya kantor, pada saat pengajuan dokumen ke DPP kantor berada di Distrik A tetapi pada proses perjalanan pindah kantor itu bisa mengganggu proses. Begitu juga kepada Parpol karena PKPU 4 sudah kita sosialisasikan kesemua calon peserta Pemilu, sehingga kami yakin bahwa peraturan itu ada semua di Parpol. Sehingga kami harap Parpol memperhatikan pasal-pasal 35 sampai 38 pada PKPU 4. Karena pasal-pasal itu berisi tentang dokumen-dokumen persyaratan yang harus disiapkan untuk nantinya Kabupaten Kota melakukan verifikasi dengan rincian jadwal yang sudah ada,”tuturnya.

Indra menambahkan Peserta Pemilu ada 4 yaitu pertama yang memiliki kursi 4 persen perolehan suara nasiona atau posisi di DPR RI. Kedua, Parpol peserta Pemilu 2019 yang tidak punya kursi di DPR RI tetapi punya kursi di Provinsi dan Kabupaten. Ketiga Parpol yang tidak punya kursi sama sekali dan Keempat yaitu Parpol baru yang sebelumnya tidak pernah mengikuti Pemilu 2019 dan baru menjadi peserta Pemilu 2024.

“Untuk proses verifikasi untuk partai-partai yang memiliki kursi di DPR RI hanya melakukan verifikasi administrasi saja dan tidak dilakukan verifikasi faktual. Sedangkan untuk selain itu untuk yang tidak memiliki kursi di DPR RI harus melakukan verifikasi administrasi dan faktual,”ujarnya.

Pos terkait