Imigrasi Mimika Rayakan Natal Bersama

Suasana Ibadah Natal Oikumene Umat Kristiani Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika.

 

TIMIKA – Tabaos14    I     Persekutuan Oikumene Umat Kristiani Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika, Jumat (10/01), menggelar ibadah perayaan Natal tahun 2019 serta ucapan syukur memasuki tahun baru 2020 di ruang pertemuan kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika, Jalan Ahmad Yani.

Hadir dalam perayaan natal itu Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika, Sam Jesaja Enoch dan Ibadah dipimpin Pendeta Christine Maniamboi, S.Si dan keluarga besar Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika.

Pendeta Christine Maniamboi dalam khotbahnya dari Kitab Injil Yohanes 1:1-5, “Pada mulanya adalah Firman Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah, Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia, Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.”

Bahkan mengingatkan tema sentral Natal 2019 yang terpilih dari Injil Yohanes 15:14-15, “Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku”.

Pdt. Christine dalam khotbahnya menekankan bahwa, “Segala sesuatu dibuat berdasarkan firman Tuhan, yang tertulis, berfirmanlah Tuhan maka jadilah terang. Terang Firman inilah yang bisa menuntun kita memasuki tahun 2020. Oleh sebab itu, sebagai manusia, kita harus bisa menerima Tuhan didalam hidup ini dan melakukan apa yang dikehendaki Tuhan sesuai dengan tema nasional, “Hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang,” pesan Pdt Christine.

‘Bersahabat jangan dilandasi karena ada apanya tapi apa adanya, ” tekan Pdt. Christine. Seperti seorang yang rela memberikan nyawanya bagi sahabat-sahabatnya, sehingga bisa saling menopang dalam melakukan perkara-perkara yang besar.

“Hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang, memang tidaklah mungkin kalau orang yang pernah menyakitimu kamu harus baik sama dia. Tapi itulah yang diajarkan Firman Tuhan,” kata Pdt. Christine Maniamboi.

Sementara Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Mimika, Sam Jesaja Enoch dalam sambutannya usai ibadah, mengucapkan terima kasih karena banyak hal telah dilakukan bersama di tahun 2019 dan banyak pencapaian yang diraih karena campur tangan Tuhan.

“Tahun 2019 sudah banyak kita lakukan, itu semua karna pertolongan Tuhan sehingga kita bisa melewati semua tantangan itu,” kata Sam.

Sam Enoch menambahkan, berdasarkan tema nasional, semua orang harus bersahabat bagi dirinya sendiri, keluarga, teman kerja dan dimana saja dirinya berada. Tinggalkan rasa iri, dengki, sehingga apa yang dicita-citakan ditahun 2020 ini akan pastsi bisa diwujudkan bersama.

“Tema besar ini juga mengandung arti bahwa, dalam kehidupan ini kita tidak bisa bekerja dan melakukan segala sesuatunya sendiri tapi memerlukan sahabat. Baik itu dari keluarga, tempat kerja dan dimana pun kita berada,” jelasnya. (Jul).

Pos terkait