IDI dan Pelkesi Mimika Saran Warga Hindari Jabat Tangan Sementara Cegah Virus Corona

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Mimika, Dr. Leonard Pardede, S.POG Konsultan yang sekaligus Ketua Pelkesi Wilayah V. (Foto/Video: Sam Nussy)

TIMIKA – Tabaos14    I     Meski belum ada indikasi terjangkitnya virus Covid 19, Sabtu (14/03), Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Mimika mengajak segenap warga Gereja bahkan warga Mimika swcara umum untuk tidak bersentuhan langsung yang tidak perlu selama kurun waktu tiga bulan atau sampai berkurangnya wabah penyebaran virus Corona ini.

“Untuk hal itu warga juga tidak pelru panik dan silahkan melakukan aktivitas seperti biasanya saja, hanya ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam rangka ikut mencegah penyebaran virus Corona ini selama beberapa bulan ke depan. Kita percaya dan terus berdoa bahwa Kuasa Tuhan menghindarkan Mimika dan Tanah Papua dari virus Corona ini, ” pesan Ketua IDI Mimika, Dr. Leonard Pardede, S.POG Konsultan saat diwawancarai wartawan diakhir Penyuluhan Penyakit Menular oleh Komisi Diakonia GKI Klasis Mimika di Gereja El-roy Wonosari Jaya SP4, Distrik Wania di Kabupaten Mimika.

Bahkan saat ditanyai, apakah saran pencegahan ini berkaitan dengan sudah adanya kebijakan nasional, untuk tidak berjabat tangan atau bersentuhan. Dokter bersahaja, Leonard Pardede menekankan, bahwa memang  ada informasi secara nasional bahwa tidak menyentuh. Tidak berjabatan tangan untuk sementara waktu, karena salah satu penularan virus COVID-19 ini adalah dengan bersentuhan.

Jadi untuk pencegahannya ya dengan tidak bersalaman, melakukan etika sikap jika batuk yang ditandai atau diikuti sikap menutup mulut dengan siku atau lengan saat si hadapan orang lain atau dengan menggunakan masker mulut. Tidak juga menyentuh wajah sendiri atau wajah orang lain, untuk mencegah virus Covid 19 ini.

Demikian juga lanjut Dr Pardede, “Kita harus sering sering mencuci tangan atau lakukan enam langkah cara mencuci tangan yang baik dan benar. Maksudnya untuk mengurangi virus yang menempel pada tangan, kurangi juga menyentuh wajah, bila perlu jangan menyentuh wajah. Makan dan minum serta tidur cukup, bahkan minum vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Berolahraga yang rutin dan tetaplah berdoa karena segala sesuatu sudah Tuhan rancangkan untuk menciptakan kebaikan bagi umat manusia,” saran Dr Leonard Pardede.

Bahkan di Jayapura hari ini juga, tekan Dr Leonard Pardede, sudah dilaksanakan rapat khusus untuk melakukan upaya pencegahannya menular ke Tanah Papua, dan salah satunya adalah seperti yang sudah dijelaskannya itu.

Menarik sekali himbauan ini disampaikan langsung Ketua IDI Kabupaten Mimika, karena sebelumnya juga sudah sempat diingatkan salah satu dokter yang tergabung dalam IDI Mimika, Dr Eny Kenangalem, M.Biomed bahwa, hanya dengan tenang dan tetap bersatu saja maka upaya untuk melakukan tindakan-tindakan pencegahan Virus Covid 19 ini dapat dilakukan bersama.

Bahkan Dr. Ana Korwa dalam menjelaskan pertanyaan Badan Pekerja Klasis Mimika yang diwakili Bendahara Klasis GKI Mimika, Syamas Ronny Paliling terkait sejauhmana informasi penyebaran virus Corona di Timika dan bagaimana pula antisipasinya oleh pihak pemerintah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, dikatakan Dr. Ana Korwa saat menjelaskan soal materi virus Corona inipun sudah mengatakan bahwa untuk Mimika masih sebatas upaya pencegahannya saja. Namun untuk informasi lainnya juga adalah informasi terkait rujukan resmi jika ditemui indikasi Virus tersebut maka untuk Timika adalah RSUD Timika dan untuk Provinsi Papua adalah RSUD Dok II Jayapura.

Selanjutnya bahkan kembali diingatkan Dr Leonard Pardede, masyarakat agar menghindari tempat-tempat umum jika tidak perlu sekali. Terutama kalau sedang sakit, maka sebaiknya jangan keluar rumah. Sebaliknya tetap dirumah lakukan perawatan dan tingkatkan daya ketahanan tubuh, bahkan kalau parah maka segera ke rumah sakit agar diobservasi.

“Bagi orang yang berpotensi kematian itu kan berusia diatas 60 tahun, sebaiknya tidak perlu keluar rumah. Terlebih jika memiliki penyakit diabetes, ginjal, jantung, paru-paru. Ini sebaiknya jangan keluar rumah untuk sementara,” kata Dr. Leonard Pardede.

Dirinya bahkan menganjurkan agar pada titik fasilitas umum, sebaiknya bisa ada antiseptik atau dilengkapi dengan fasilitas untuk mencuci tangan. Supaya warga itu bisa sering-sering mencuci tangan, jika kita sempat berjabatan tangan dengan orang lain.

“Ini bukan berarti kita hendak melukai hati orang lain tetapi untuk ikut mencegah proses penularannya saja dan ini untuk sementara waktu saja, sampai virus ini benar-benar tenang. Tidak menularkan pada orang lain lagi,” tekan Dr. Leonard Pardede. (Sam)

 

 

Pos terkait