Harga Minyak Goreng di Mimika Belum Turun, Ini Penjelasan Disperindag

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Petrus Pali’ Ambaa, saat ditemui di Kantornya, Kamis (20/1/2022).

Timika – Tabaos14 | Sejak tanggal 19 Januari 2022, Pemerintah melalu Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah resmi menetapkan kebijakan satu harga minyak goreng untuk semua daerah di Indonesia dengan harga setara Rp 14.000 per liter.

Meskipun telah ditetapkan oleh pemerintah bahwa harga minyak goreng Rp 14.000 per liter tidak berlaku di Kabupaten Mimika sehingga sampai saat ini masih sama dengan harga sebelumnya, yakni Rp 21.000 per liter.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal ini, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, Petrus Pali’ Ambaa mengatakan untuk sementara belum ada informasi terkait petunjuk teknis (juknis).

“Kita sangat mendukung kebijakan satu harga ini, tetapi belum ada petunjuk teknisnya ke kami di Kabupaten Mimika. Tentunya kan kita tidak bisa jalan sendiri, kecuali kalau sudah ada informasi bahwa minyak goreng yang bersubsidi itu sudah sampai ke kita,”kata Petrus saat ditemui di kantor Disperindag Mimika, Kamis (20/1/2022).

Menurut Petrus apabila minyak goreng bersubsidi tersebut sudah masuk ke Kabupaten Mimika, maka segera akan dipantau dan diawasi agar tidak tidak dimanfaatkan oknum tertentu.

“kita harus tahu berapa jumlahnya, terus didistribusikan dimana sehingga memudahkan kita dalam pengawasan di lapangan. Jangan sampai ada oknum-oknum atau pengusaha-pengusaha tertentu yang memanfaatkannya sehingga harganya tetap sama dengan harga sebelumnya,”tuturnya.

Sementara Kabid Perdagangan Disperindag, Selfina Pappang menambahkan bahwa di dalam edaran satu harga tersebut disampaikan penyaluran minyak goreng bersubsidi ini akan didistribusikan melalui Aprindo, sedangkan di Kabupaten Mimika sendiri belum ada Aprindo.

Selfina mengungkapkan, pihak Disperindag sementara masih berkordinasi menanyakan ke kementrian maupun ke provinsi mengenai teknisnya bagaimana untuk wilayah yang tidak ada Aprindo. Mungkin satu dua hari ke depan sudah ada jalan keluarnya.

“Hari ini juga di Kabupaten Mimika katanya yang ada masuk asosiasi aprindo itu di Primo, makanya habis ini kami akan ke sana untuk mencari tahu dulu seperti apa. Apakah edaran itu sudah sampai di mereka juga. Terus mereka masuk dari Aprindo mana, cabang dimana. Itu yang kita mau cek dulu,”jelasnya.

Untuk diketahui, penetapan minyak goreng satu harga ini akan berlaku untuk seluruh daerah di Indonesia dan untuk semua jenis minyak goreng yang ada di ritel modern. Sementara untuk pasar tradisional, masih diberikan waktu untuk penyesuaian selama sepekan.

Pos terkait