Harapan Wakil Bupati Mimika Di Tahun 2021, Satukan Hati Bangun Mimika Yang Lebih Maju

  • Whatsapp

Timika – Tabaos14| Wakil Bupati Kabupaten Mimika Johannes Rettob berharap agar di Tahun 2021 ini masyarakat Mimika dapat bangkit dan kembali berhandengan tangan menyatukan hati membangun Mimika yang lebih maju, dan meninggalkan semua pemikiran yang tidak membangun di tahun 2020 lalu,

Menurut Wabup Jhon begitu banyak pengalaman yang dialami di tahun 2020, baik pengalaman yang positif maupun yang negative. Namun bagi Wabup tahun 2020 merupakan tahun pelajaran, di mana kita harus bisa belajar banyak untuk bisa melakukan introspeksi diri melakukan refleksi kembali dan melakukan evaluasi kehidupan kita secara khusus dalam kehidupan pribadi dan keluarga dan juga dan terutama pada kebijakan organisasi-organisasi.

Bacaan Lainnya

“Tahun 2020 memang merupakan tahun yang cukup sulit dimana Kabupaten Mimika mengalami berbagai persoalan. Pada awal 2020 Mimika dihadapkan dengan situasi gangguan Kamtibmas di distrik Tembagapura di mana membuat masyarakat 3 Kampung harus mengungsi. Disini pemerintah belajar bagaimana melakukan pelayanan yang baik untuk pengungsi dalam berbagai bidang,” kata Jhon melalui relesenya yang di terima Senin (04/1/21).

Jhon mengatakan, belum selesai penanganan pengungsi muncul lagi bencana besar yang terjadi di seluruh dunia termasuk di Kabupaten Mimika yaitu bencana pandemi Covid 19. Begitu banyak rencana pemerintah dalam melaksanakan pembangunan baik pembangunan infrastruktur maupun pembangunan ekonomi di Kabupaten Mimika. Namun pemerintah tidak bisa berbuat banyak karena anggaran yang sudah ditetapkan harus direlokasi dan direvokusi untuk penanganan pencegahan dan pengawasan Covid 19.

“Juni kita harus belajar dari rumah kita harus ibadah dari rumah dan kita harus bekerja dari rumah. Hari Raya Idul Fitri dan juga perayaan Natal tidak kita laksanakan seperti biasa namun harus kita lakukan karena situasi saat ini yang terjadi yakni Covid,” katanya.

Jhon mengatakan, pemerintah mengalami Dilema luar biasa dalam mengambil kebijakan ketika roda perekonomian sempat turun. Kemudian bencana lain muncul bencana alam akibat hujan yang turun menerus turun terus-menerus dan terjadi banjir dimana-mana. Masyarakat kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi transportasi jalan antara Timika waghete terputus.

“Pemerintah harus segera menyiapkan dan membangun kembali akses, bencana kelaparan seperti di arwandop dan beberapa kampung dan sekitarnya masyarakat pemerintah harus berpikir keras supaya masyarakat tidak boleh mengalami hal ini pada tahun 2020,” ujarnya.

Kata dia, belum lagi timbulnya ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah, kemungkinan atas kebijakan terutama atas ketidak konsistenan. Sehingga masyarakat mulai meragukan perhatian pemerintah dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Bukan saja dalam masyarakat tapi juga terjadi didalam kalangan internal pemerintahan sendiri.

“Masyarakat mulai berpikir berpikir negatif atas semua situasi yang terjadi, masyarakat terus berpikir semua persoalan yang terjadi kemudian diolah dan dipolitisir untuk kepentingan kepentingan yang sebenarnya tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Untuk itu Wabup berharap di tahun 2021 ini, media maupun seluruh elemen masyarakat mengajak untuk tinggalkan semua semangat yang kurang baik di masa lalu dan bangkitkan kembali aura positif untuk membangun Kabupaten Mimika di tahun 2021.

“Mari kita bangkitkan semangat kembali kita untuk bekerjasama kembali dengan semangat yang baru di tahun 2021 selamat Natal tahun 2020 dan selamat menjalankan tahun yang baru tahun 2021 dengan penuh semangat yang baru dengan penuh jiwa dan pikiran yang baru semoga Tuhan yang maha kuasa memberikan kekuatan memberikan rahmat dan Anugerah kepada kita sekalian,” tutupnya.

Reporter/Editor : Tahir

  • Whatsapp

Pos terkait