Gereja Katolik Merawat Nilai-nilai Budaya Asmat

Foto : Ist

Asmat – Uskup Keuskupan Agats Mgr. Aloysius Murwito, OFM bersama Bupati Asmat Elisa Kambu membuka sekaligus meresmikan Festival Asmat Pokman yang semula dikenal Pesta Budaya Asmat.

Pembukaan Festival Asmat Pokman ke-34 tahun 2019 di halaman Museum Budaya, Kamis (21/11), dihadiri 445 seniman tradisional terdiri dari 225 pengukir, 70 penganyam, 90 penari, dan 60 formasi perahu.

Festival Budaya Asmat kali ini dirangkaikan dengan perayaan hari ulang tahun ke-50 Keuskupan Agats-Asmat.

Puncak perayaan tahun emas Keuskupan Agats pada Minggu (24/11), akan dihadiri Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr. Piero Pioppo dan Kardinal Vatikan Mgr. Ignatius Suharyo, yang juga Uskup Agung Jakarta.

Uskup mengatakan, dua perayaan ini sengaja dirangkaikan atas beberapa alasan paling mendasar, bahwa kedua event yang berdekatan memang lebih baik disatukan.

Uskup mengemukakan, sejak awal Gereja Katolik masuk bukan untuk melepaskan diri dari adat budaya masyarakat Asmat. Ini sebuah pandangan dan penghayatan dari Gereja Katolik yang sudah dimulai oleh para misionaris sebelumnya.

“Bahwa tidak mau para misionaris mewartakan injil dengan meninggalkan sama sekali nilai-nilai budaya lokal di sini,” kata Mgr. Aloysius dalam sambutannya.

Ia menegaskan, para pewarta injil Gereja Katolik datang bukan untuk melupakan, datang bukan untuk menghapuskan adat budaya, gereja datang bukan untuk mengganti segala sesuatu menjadi baru.

Pos terkait