Gagal Landing Pilot Smart Aviation Meninggal Dunia, Capten Rahayu Diterbangkan ke Jakarta

  • Whatsapp
Co-Pilot saat dievakuasi ke Timika

Timika – Tabaos14 | Pesawat Smart Cakrawala Aviation, Cessna C-208b. PK-SNN yang mengangkut sembako dari Timika gagal landing di Bandara Aminggaru, Kabupaten Puncak Papua, Senin (25/oktober/2021) sekitar pukul 07.25 WIT.

Pesawat naas tersebut berangkat dari Bandara Mosez Kilangin Timika dan direncanakan tiba di Bandara Aminggaru pukul 07.25 wit dan mengalami kecelakaan saat mendarat.

Bacaan Lainnya

Akibatnya dua crew pesawat yakni Capten Pilot Rahayu Kuntardi dinyatakan meninggal dunia saat hendak dievakuasi ke puskesmas Ilaga karena mengalami luka serius, dan Co-Pilot Efgie Vistantyo yang dalam kondisi sadar selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Ilaga untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah itu keduanya kemudian dievakuasi ke Timika menggunakan Pesawat Rimbun Abadi Aviasi, DHC6-400 PK-OTT, dan dibawa ke RSUD Mimika. Korban Rahayu Kuntardi dilakukan pemulasaran, sedangkan efgie vistantyo mendapat perawatan dari pihak RSUD Mimika.

Perwakilan Maskapai Smart Aviation, Alan Satria Purnama mengatakan, pesawat yang dikemudikan oleh Capten Pilot Rahayu mengangkut bahan makanan dari Timika tujuan Ilaga, namun gagal mendarat di bandara Aminggaru Ilaga Puncak.

Almarhum Capten Pilot rencananya akan diberangkatkan hari ini ke rumah duka di Jakarta, sementara Co-Pilot akan dirawat di RSUD Mimika.

Sementara itu Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena mengatakan, pihaknya telah melakukan pemulasaran terhadap jenazah Capten Pilot kemudian melakukan test antigen dan dinyatakan negatif sehingga diperbolehkan untuk diberangkatkan.

Direncanakan alm Capten Pilot Rahayu Kuntardi akan dievakuasi menuju Jakarta dengan menggunakan Pesawat Batik air Id 8187 estimate take off dari Timika menuju Jakarta pukul 15.00 wit.

Pos terkait